Aturan Terbaru PPKM Jabodetabek sampai Awal September, Nge-mal hingga WFO

ADVERTISEMENT

Aturan Terbaru PPKM Jabodetabek sampai Awal September, Nge-mal hingga WFO

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Selasa, 30 Agu 2022 09:34 WIB
Vakinasi massal lanjutan atau dosis ketiga mulai gencar dilakukan. Salah satunya di Kota Bekasi, tepatnya di Stadion Patriot Candrabhaga.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Seluruh wilayah Jawa dan Bali, termasuk Jabodetabek masih berada di level 1 pada perpanjangan terbaru Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2022, diatur sejumlah pelaksanaan aktivitas kegiatan sehari-hari.

Adapun kebijakan ini diambil seiring makin meningkatnya mobilitas dan pemulihan perekonomian nasional.

"Penentuan level kabupaten/kota tetap berpedoman pada Indikator Transmisi Komunitas pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan serta pertimbangan kondisi sosial ekonomi masyarakat," kata Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA dalam siaran pers.

Berikut aturan terbaru PPKM level 1 di Jabodetabek hingga 5 September 2022:

Sekolah

Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh.

Work from office

Kegiatan perkantoran termasuk non esensial diizinkan hingga 100 persen dengan syarat pegawai sudah divaksinasi COVID-19 dan wajib memakai aplikasi PeduliLindungi di pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

Supermarket

Tempat menjual kebutuhan sehari-hari seperti supermarket, hypermarket, hingga pasar tradisional dan toko kelontong diizinkan beroperasi hingga 100 persen. Pasar rakyat yang juga menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 100 persen.

Untuk supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, hanya pengunjung dengan kategori Hijau yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Makan di tempat umum

Kegiatan makan di tempat umum, baik di warung makan atau warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan, restoran diizinkan hingga pukul 22:00, dengan kapasitas maksimal 100 persen. Khusus di restoran dalam gedung atau mal, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi hanya orang dengan status hijau yang diizinkan masuk.

Bagi tempat makan yang mulai beroperasi sejak 18:00, diperbolehkan buka hingga 02:00 dini hari.

Aturan masuk mal

Kegiatan di pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan diperkenankan beroperasi hingga pukul 22:00 dengan memperhatikan ketentuan berikut.

  • Anak usia di bawah 12 (dua belas) tahun wajib didampingi orang tua. Khusus anak usia 6 (enam) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama
  • Tempat bermain anak-anak, dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan dibuka dan wajib untuk menunjukkan bukti vaksinasi lengkap khusus untuk setiap anak usia 6 (enam) sampai dengan 12 (dua belas) tahun yang masuk.
  • Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi terhadap semua pengunjung dan pegawai, serta
    hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Bioskop

Kapasitas pengunjung mal di bioskop juga diizinkan hingga 100 persen, tetapi hanya pengunjung kategori hijau di PeduliLindungi yang boleh masuk. Anak usia dibawah 12 (dua belas) tahun wajib didampingi orang tua. Khusus anak usia 6 (enam) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

Pengunjung juga diperkenankan makan di tempat dengan kapasitas maksimal 100 persen.

Nge-gym

Fasilitas pusat kebugaran/gym,diizinkan buka dengan memakai aplikasi PeduliLindungi dan kapasitas maksimal (seratus persen).



Simak Video "Jawaban Kemenkes dan Satgas Covid-19 soal Kapan PPKM Dicabut"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT