Diidap Reza Gunawan Sebelum Meninggal, Begini Gejala Stroke Perdarahan

ADVERTISEMENT

Diidap Reza Gunawan Sebelum Meninggal, Begini Gejala Stroke Perdarahan

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Selasa, 06 Sep 2022 16:01 WIB
Reza Gunawan dan Dewi Dee Lestari
Reza Gunawan dan Dee Lestari (Foto: Instagram @rezagunawan)
Jakarta -

Suami Dee Lestari, Reza Gunawan, meninggal dunia. Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan langsung oleh DJ Dipha Barus melalui akun Twitter miliknya.

"Thank you mas Reza Gunawan, my guru, my big brother Rest In Love my Guru," tweet Dipha Barus dalam Twitter miliknya dilihat detikcom, Selasa (6/9/2022).

Sebelumnya, Dee Lestari mengabarkan jika sang suami sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama satu bulan. Hal tersebut dilakukan lantaran Reza mengalami stroke perdarahan.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Siloam, dr Vito Damay, SpJP(K), MKes, AIFO-K, FIHA, FICA, FAsCC, menjelaskan, stroke perdarahan bisa terjadi apabila pecahnya pembuluh darah sehingga aliran darah otak terganggu. Penyebab paling umum adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkendali.

"Bisa karena pecahnya pembuluh darah, sehingga aliran darah otak terganggu. Kita sebut stroke perdarahan," tuturnya saat dihubungi oleh detikcom, Selasa (6/9/2022).

Adapun gejala stroke perdarahan jika seseorang mengalaminya, seperti:

  • Tiba-tiba sakit kepala hebat
  • Muntah
  • Atau langsung tidak sadarkan diri
  • Bisa juga lumpuh sebelah badan
  • Atau wajah tiba-tiba tidak simetris/miring/lemah sebelah sisi

Meski begitu, dr Vito menegaskan gejala dari kondisi ini juga bervariasi tergantung seberapa parah dan letak perdarahan tersebut.

"Gejala tergantung beratnya perdarahan dan lokasinya," ucapnya lagi.



Simak Video "AS Berencana Cabut Status Darurat Covid-19, Indonesia Kapan?"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)
Lagi-lagi Stroke Perdarahan
Lagi-lagi Stroke Perdarahan
8 Konten
Ada dua jenis stroke yang dikenal, yakni stroke sumbatan dan stroke perdarahan. Nah stroke perdarahan ini belakangan tengah banyak dibicarakan. Apa saja risiko dan gejalanya?

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT