Terungkap, Ratu Elizabeth II Sempat Sakit Punggung Kronis Sebelum Wafat

ADVERTISEMENT

Terungkap, Ratu Elizabeth II Sempat Sakit Punggung Kronis Sebelum Wafat

Vidya Pinandhita - detikHealth
Sabtu, 10 Sep 2022 08:00 WIB
ABERDEEN, SCOTLAND - SEPTEMBER 06: Queen Elizabeth II waits in the Drawing Room before receiving newly elected leader of the Conservative party Liz Truss at Balmoral Castle for an audience where she will be invited to become Prime Minister and form a new government on September 6, 2022 in Aberdeen, Scotland. The Queen broke with the tradition of meeting the new prime minister and Buckingham Palace, after needing to remain at Balmoral Castle due to mobility issues. (Photo by Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images)
Ratu Elizabeth II diketahui sempat mengidap sakit punggung bertahun-tahun. Foto: Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images)
Jakarta -

Ratu Elizabeth II meninggal dunia di usia 96 tahun setelah pemerintahan selama 70 tahun. Hingga kini, tidak ada penjelasan pasti dari pihak Istana Buckingham perihal penyebab kematian Sang Ratu. Namun, kondisi fisik Ratu disoroti banyak pihak beberapa waktu terakhir sebelum wafat. Di antaranya, terkait tubuhnya yang mengurus.

"Ini adalah hari paling menyedihkan di negara kita. Di hati kita masing-masing, ada rasa sakit atas meninggalnya Ratu kita, rasa kehilangan yang mendalam dan pribadi, jauh lebih intens, mungkin, dari yang kita harapkan," kata mantan Perdana Menteri Boris Johnson, dalam sebuah pernyataan dikutip dari Healthline, Sabtu (10/9/2022).

Pihak Istana mengumumkan, Ratu meninggal dunia di kediaman Kastil Balmoral di Skotlandia. Anggota keluarga kerajaan sempat bergegas mengunjungi Ratu setelah kondisi kesehatannya dilaporkan memburuk.

Sempat Sakit Punggung Bertahun-tahun

Time melaporkan, Ratu Elizabeth II mengalami sakit punggung selama bertahun-tahun dan sempat menjalani operasi lutut pada 2000-an. Disebutkan, ratu juga dirawat di rumah sakit untuk menginap semalam pada Oktober tahun lalu. Istana Buckingham melaporkannya sebagai "penyelidikan awal."

Selain itu, Sang Ratu juga mengalami masalah mobilitas. Sejak Oktober 2021, ia berjalan menggunakan tongkat mendiang suaminya. Berlanjut, Ratu melewatkan acara di London untuk menghormati veteran Inggris yang gugur November lalu setelah punggungnya terkilir. Ia kemudian dirawat di rumah sakit semalam untuk tes medis.

Kurus

Pada 17 Februari, Ratu terlihat membawa tongkat saat dia memberi tahu para tamu di Kastil Windsor bahwa dia 'tidak bisa bergerak' selama acara.

"Ada beberapa faktor yang memberatkan di sini. Pertama, dia berusia 96 tahun, dan itu segera menempatkannya dalam kategori rentan," lapor reporter BBC Daniella Ralph dalam acara tersebut.

"Juga, ketika Anda melihat ratu sekarang, dia jauh lebih kurus dan lebih lemah daripada setahun yang lalu. Tentu saja, dia sekarang harus dipantau dengan hati-hati," lanjutnya.



Simak Video "Dokter Bicara soal Pangeran Philip di Balik Kematian Ratu Elizabeth II"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT