Putri Candrawathi Diperiksa Pakai Alat Lie Detector, Seakurat Apa Hasilnya?

ADVERTISEMENT

Terpopuler Sepekan

Putri Candrawathi Diperiksa Pakai Alat Lie Detector, Seakurat Apa Hasilnya?

Alethea Pricila - detikHealth
Sabtu, 10 Sep 2022 21:00 WIB
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, saat muncul pertama kali ke publik di Mako Brimob Kelapa Dua Depok (Dwi R/detikcom)
Foto: Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (Dwi R/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri memeriksa tersangka kasus pembunuhan Brigadir J menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector. Polisi menyebut alat ini memiliki tingkat akurasi 93 persen.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, alat pemeriksaan yang digunakan di Indonesia, khususnya dalam pemeriksaan pembunuhan Brigadir J adalah alat dari Amerika Serikat yang diperoleh pada 2019. Alat ini disebut sudah sesuai dengan The International Organization for Standardization (ISO).

"Alat di kita ini Alat dari Amerika tahun 2019 dan tingkat akurasinya 93 persen. Dengan syarat tingkat akurasi 93 persen, maka itu pro justitia. Kalau di bawah 93 persen itu tidak masuk ke dalam ranah pro justitia. Kalau masih pro justitia berarti hasilnya diserahkan ke penyidik. Penyidik yang berhak mengungkapkan (hasil)," kata Dedi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/9/2022).

Apa itu Lie Detector?

Lie detector merupakan alat pendeteksi kebohongan yang menggunakan mesin poligraf dan sudah digunakan sejak 1924. Alat ini berfungsi mengumpulkan analisis respons fisiologi yang terhubung dengan orang yang memeriksa.

Poligraf tersebut akan mengukur serta mencatat beberapa indikator fisiologis seperti tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, dan konduktivitas kulit saat seseorang bertanya dan menjawab serangkaian pertanyaan.

Bagaimana Cara Kerja Lie Detector?

Ada tiga sensor yang digunakan untuk mendeteksi kebohongan, yakni:

  • Sensor pneumograf: mendeteksi detak napas di dada dan perut yang sensornya dililitkan di dada.
  • Sensor blood pressure: mendeteksi adanya perubahan tekanan darah dan detak jantung. Sensor kabel ini ditempel pada bagian lengan.
  • Sensor skin resistance: melihat dan mendeteksi keringat yang ada di tangan, umumnya juga ditempelkan pada jari-jari tangan.

Di samping itu, psikolog forensik mempertanyakan akurasi alat lie detector yang digunakan untuk memeriksa tersangka pelaku pembunuhan Brigadir J. Apa alasannya? Simak dihalaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT