Kemenkes Buka Suara soal Viral Hacker Bjorka Sebut Luhut dkk Belum Booster

ADVERTISEMENT

Round Up

Kemenkes Buka Suara soal Viral Hacker Bjorka Sebut Luhut dkk Belum Booster

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Selasa, 13 Sep 2022 19:01 WIB
Menko Luhut Binsar Pandjaitan
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Hacker Bjorka membuat heboh pengguna media sosial setelah membocorkan data pribadi yang disebut milik beberapa orang pejabat di Indonesia. Dalam data tersebut juga beredar narasi yang menyebut beberapa menteri belum menerima vaksin booster COVID-19 atau dosis ketiga.

Nama-nama menteri yang belum booster atau vaksin ketiga dalam data tersebut, di antaranya adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko marinves) Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Menteri Kominfo Johnny G Plate. Bahkan Ketua DPR RI, Puan Maharani juga disebut belum mendapatkan vaksin booster.

Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan RI dr Mohammad Syahril data yang disebarkan Bjorka belum tentu benar dan akurat. Pihaknya belum bisa berkomentar banyak soal data vaksinasi yang dibocorkan Bjorka.

"Kita masih menunggu penjelasan dari Kominfo ya dengan cyber-nya dengan Polri maupun BIN kita tunggu dulu. Nanti apa yang ditanyakan wartawan itu kita belum bisa komen karena data yang dibuat (Bjorka) iya kalau betul, kalau nggak? Makanya saya nggak komentar," ujar Syahril ditemui detikcom, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2022).

Respons Epidemiolog soal Kebocoran Data Vaksinasi

Menurut Epidemiolog Pandu Riono dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia data vaksinasi yang dibocorkan Bjorka merupakan data lama yang belum diperbarui statusnya.

"Bocoran data tentang riwayat vaksinasi para pejabat menunjukkan data tersebut, lama yang belum terupdate. Ayo segera dibooster siapapun Anda, termasuk tokoh yang dianggap berpengaruh," tutur Pandu dalam akun Twitter pribadinya, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan, Selasa (13/9).

Sementara itu, setelah ditelusuri lebih lanjut melalui aplikasi PeduliLindungi berdasarkan data NIK yang beredar, salah satu menteri yang disebut belum vaksinasi dosis ketiga yakni Luhut, dinyatakan sudah melakukan vaksinasi COVID-19 booster.

NEXT: Penelusuran Status Vaksinasi di PeduliLindungi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT