Tanda-tanda Awal Kanker Otak, Salah Satunya Sakit Kepala

ADVERTISEMENT

Tanda-tanda Awal Kanker Otak, Salah Satunya Sakit Kepala

Fadilla Namira - detikHealth
Selasa, 13 Sep 2022 22:00 WIB
Computer screens in laboratory. Brain scans and coronavirus research
Tanda-tanda awal kanker otak (Foto: Getty Images/janiecbros)
Jakarta -

Kanker otak terbentuk dari pertumbuhan sel-sel abnormal yang bersifat ganas pada otak. Kanker ini dapat berupa kanker otak primer yang berasal dari sel otak sendiri dan kanker otak sekunder yang berasal dari penyebaran kanker di bagian tubuh lain (metastasis). Bila terkena penyakit ini, kemungkinan pasien hidup setelah 5 tahun hanya 22 persen. Karenanya penting untuk mengetahui tanda-tanda awal kanker otak.

Dikutip dari Healthline, penyebab pasti kanker otak primer belum diketahui. Namun, penelitian menunjukkan hubungan antara paparan radiasi pengion dosis tinggi dan peningkatan risiko kanker otak. Sumber radiasi pengion yang paling umum berasal dari tes pencitraan medis (CT scan, sinar-X), perawatan terapi radiasi, dan kemungkinan paparan di tempat kerja. Beberapa faktor lain, seperti usia, riwayat keluarga, merokok jangka panjang, hingga kanker otak sekunder (metastasis) juga bisa sebagai pemicunya.

Tanda-tanda Awal Kanker Otak

Berikut adalah tanda-tanda awal kanker otak yang perlu diwaspadai.

  • Sakit kepala yang biasanya lebih buruk di pagi hari
  • Mual dan muntah
  • Kurangnya koordinasi
  • Kurangnya keseimbangan
  • Kesulitan berjalan
  • Kehilangan ingatan
  • Kesulitan berpikir
  • Masalah bicara
  • Masalah penglihatan
  • Perubahan kepribadian
  • Gerakan mata yang tidak normal
  • Menyentak otot
  • Otot berkedut
  • Pingsan yang tidak dapat dijelaskan atau sinkop
  • Kantuk
  • Mati rasa atau kesemutan di lengan atau kaki
  • Kejang

Sayangnya, banyak pasien kanker otak yang terdiagnosis terlambat atau tidak merespon pengobatan dengan baik. Karenanya, penting untuk mengetahui tanda-tanda awal kanker otak untuk mendeteksi sejak dini. Juga, jika mengalami sejumlah gejala di atas, disarankan untuk memeriksakan lebih lanjut pada dokter.



Simak Video "Awas Kanker Otak, Kenali Gejalanya"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT