Bantah Belum Booster gegara Data Bjorka, Luhut Ngaku Sudah 4 Kali Vaksin

ADVERTISEMENT

Bantah Belum Booster gegara Data Bjorka, Luhut Ngaku Sudah 4 Kali Vaksin

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 14 Sep 2022 12:01 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut mengaku sudah empat kali vaksin COVID-19. (Foto: Luhut Binsar Pandjaitan (Rolando/detikcom)
Jakarta -

Belakangan Luhut Binsar Pandjaitan heboh disebut belum menerima vaksin COVID-19 booster. Netizen ramai-ramai menduga Menko Marinves belum divaksinasi COVID-19 dosis ketiga usai hacker Bjorka mengunggah data pribadinya.

Dalam data tersebut, dicantumkan nomor NIK dan KK hingga ID vaksin Luhut. Dalam data Luhut yang disebar, hanya ada dua ID vaksin sehingga diartikan baru menerima dua dosis.

Juru bicara Kemenko Marinves Jodi Mahardi menegaskan Luhut sudah divaksinasi COVID-19 booster, bahkan empat kali disuntik vaksin.

"Pak Luhut empat kali vaksin termasuk dengan vaksin Nusantara," kata Jodi saat dikonfirmasi detikcom Rabu, (14/9/2022).

Sebagai gambaran, vaksin Nusantara merupakan vaksin COVID-19 dendritik yang dikembangkan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Vaksin COVID-19 ini diklaim sudah merampungkan uji klinis kedua dan dinyatakan aman untuk dipakai.

Meski begitu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI hingga kini belum memberikan izin edar penggunaan vaksin COVID-19 dendritik Terawan, sehingga sesuai dengan kesepakatan MoU bersama Kemenkes RI hingga TNI, vaksin hanya bisa diberikan dengan tujuan terapi berbasis penelitian.

Diberitakan sebelumnya, Menkominfo Johnny G Plate mengakui adanya kebocoran data yang dilakukan hacker Bjorka, tetapi data tersebut belum diperbarui.

"Memang ada data-data yang beredar, ya, salah satunya oleh Bjorka. Tetapi data-data itu setelah ditelaah sementara adalah data-data umum, bukan data-data spesifik dan data-data yang ter-update sekarang," kata Plate di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/9/2022).

"Sebagian data-data yang lama hanya tim lintas kementerian/lembaga. BSSN, Kominfo, Polri, dan BIN juga berkoordinasi untuk menelaah secara dalam," lanjutnya.



Simak Video "7 Kombinasi Vaksin Covid-19 untuk Booster Kedua Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT