Tak Cuma Ibu Hamil, Bahaya Paparan BPA Intai Bayi dan Anak-anak

ADVERTISEMENT

Tak Cuma Ibu Hamil, Bahaya Paparan BPA Intai Bayi dan Anak-anak

Jihaan Khoirunnisaa - detikHealth
Jumat, 16 Sep 2022 09:39 WIB
Ilustrasi kandungan BPA dalam botol minum plastik.
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Senyawa Bisphenol A (BPA) yang bisa luruh dari kemasan plastik keras polikarbonat, menjadi perhatian berbagai pihak. Sejumlah pakar hingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus menyuarakan peringatan akan bahaya senyawa kimia ini.

Diketahui, BPA merupakan salah satu bahan kimia penyusun plastik polikarbonat yang ditemukan pada sejumlah produk air kemasan dalam minuman maupun makanan sehari-hari, termasuk AMDK galon polikarbonat. Senyawa ini dinilai berbahaya karena dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Dokter spesialis anak sekaligus anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Irfan Dzakir Nugroho mengatakan paparan BPA jika masuk ke dalam tubuh maka dapat mengganggu sistem kerja dan fungsi hormon. Khususnya hormon estrogen, androgen, dan tiroid.

"Kontaminasi BPA dapat membahayakan ibu hamil, karena mengganggu kerja endokrin, dan mampu meniru hormon estrogen," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/9/2022).

Tak hanya ibu hamil saja, Irfan menyebut kontaminasi BPA juga berbahaya bagi bayi dan anak-anak. Berdasarkan laporan yang terbit pada 2008 oleh Program Toksikologi Nasional AS, disimpulkan adanya efek pada otak, perilaku, dan kelenjar prostat pada janin, bayi serta anak-anak akibat paparan BPA. Adapun senyawa kimia tersebut bisa masuk melalui plasenta, ASI, pemberian susu botol, dan pemberian makanan atau minuman yang telah terkontaminasi BPA.

"Dampak BPA bukan hanya pada bayi, BPA juga dapat menimbulkan bahaya pada kelompok usia anak-anak, di antaranya menyebabkan gangguan tumbuh kembang, perilaku depresif, ansietas, dan hiperaktif," jelasnya.

Selain itu, kata dia, paparan BPA yang berlebihan juga dapat memicu gangguan homeostasis metabolik pada anak, serta mengganggu struktur dan fungsi otak, bahkan memberikan efek kesehatan negatif di usia selanjutnya.



Simak Video "Bahas Tuntas Risiko Pelabelan yang Mengandung BPA di Kemasan Plastik"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT