Fakta-fakta Kasus 28 Anak Meninggal Diduga Akibat Paracetamol

ADVERTISEMENT

Fakta-fakta Kasus 28 Anak Meninggal Diduga Akibat Paracetamol

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kamis, 15 Sep 2022 21:00 WIB
This will fix that toothache!
Foto ilustrasi: Getty Images/pjjones
Jakarta -

Heboh sebanyak 28 anak di Gambia, Afrika Barat, meninggal dunia. Dari hasil autopsi, kematian puluhan anak itu diduga berkaitan dengan paracetamol.

"Puluhan anak (di bawah usia lima tahun) telah meninggal dalam tiga bulan terakhir," kata Direktur Layanan Kesehatan Gambia, Mustapha Bittaye, dikutip dari Reuters.

"Autopsi menunjukkan kemungkinan kaitan dengan paracetamol," katanya, mengidentifikasi seluruh kasus kematian sebelumnya mengkonsumsi sirup paracetamol.

Menanggapi kasus tersebut, Badan Pengawas Obat (MCA) mendesak semua importir, grosir, distributor, dan pengecer untuk menghentikan sementara distribusi semua merek sirup paracetamol. Ini dilakukan sambil menunggu hasil penyelidikan.

Bittaye mengungkapkan pengumuman resmi terkait penyebab puluhan anak meninggal yang dikaitkan dengan paracetamol ini akan diungkap dalam beberapa hari ke depan.

Berikut beberapa fakta soal kasus kematian puluhan yang diduga akibat paracetamol.

Beberapa Sampel Diperiksa di Laboratorium

Setelah dihentikan sementara peredarannya, MCA mengirim beberapa sampel sirup paracetamol ke laboratorium terakreditasi di luar negeri. Ini dilakukan untuk analisis kontrol kualitas yang mendesak.

Direktur eksekutif MCA Markieu Janneh Kaira mengatakan akan menunggu hasil dari analisis untuk menentukan tindakan dan umpan balik yang sesuai.

Gejala yang Dikeluhkan

Tak sedikit dari puluhan anak yang meninggal teridentifikasi mengalami gagal ginjal. Bittaye menyebut angka kematian bahkan jauh lebih tinggi.

Gejala yang dikeluhkan yakni:

  • Demam
  • Kesulitan buang air kecil
  • Muntah yang dengan cepat memicu gagal ginjal

Apa Kata WHO?

Pejabat Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kematian puluhan anak di Afrika Barat ini tidak menunjuk ke paracetamol. Menurutnya, kecil kemungkinan jika penyebabnya terkait dengan paracetamol.

WHO juga menyinggung kemungkinan penyebab kematian ini berkaitan dengan sumber infeksi, seperti air yang tercemar. Meski begitu, kasus ini tetap memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

NEXT: Kemungkinan E.coli

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT