Ramal Imun Menurun, Menkes Kejar 100 Juta Warga Di-booster COVID Sebelum 2023

ADVERTISEMENT

Ramal Imun Menurun, Menkes Kejar 100 Juta Warga Di-booster COVID Sebelum 2023

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumat, 16 Sep 2022 09:29 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan strategi untuk mengejar ketertinggalan cakupan vaksin booster COVID atau dosis ketiga. Hal ini menyusul prediksi imunitas warga akan turun di tahun depan.

"Dugaan saya, kita akan turun imunitasnya di awal tahun depan. Kita harus bersiap, jangan sampai kalau ada gelombang lagi kita kena," kata Menkes.

Budi mengatakan saat ini cakupan vaksinasi booster baru 60 juta orang, angkanya masih jauh dari target. Dengan adanya kemungkinan imunitas turun, ia akan mempercepat vaksinasi ketiga untuk memperkuat kekebalan komunitas bila terjadi gelombang susulan.

Ia juga mengatakan telah mempersiapkan vaksin COVID-19 buatan dalam negeri yang diproduksi PT Biotis dan PT Bio Farma. Meski situasi COVID-19 di Indonesia cenderung terkendali, namun pemberian booster tetap harus dilakukan untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi gelombang baru.

"Kita kejar lagi di akhir tahun untuk mempersiapkan, karena ini baru 60 jutaan (yang vaksin booster), kita mau naikin lah sampai 100 juta," bebernya.



Simak Video "7 Kombinasi Vaksin Covid-19 untuk Booster Kedua Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT