Gampang Sakit? Waspadai Tanda-tanda Imun Lemah

ADVERTISEMENT

Gampang Sakit? Waspadai Tanda-tanda Imun Lemah

Fadilla Namira - detikHealth
Selasa, 20 Sep 2022 07:45 WIB
Ilustrasi wanita dirawat di rumah sakit
Foto: Getty Images/iStockphoto/Niphon Khiawprommas
Jakarta -

Tanda-tanda imun lemah penting untuk diketahui. Pasalnya, orang yang memiliki sistem imun lemah mungkin lebih rentan mengalami infeksi dengan gejala yang parah.

Imun adalah tameng untuk tubuh melawan virus, bakteri, radikal bebas, dan senyawa berbahaya lainnya supaya tetap aktif dan sehat. Ia diciptakan bukan tanpa alasan. Dikutip dari Medical News Today, imun diproduksi melalui sel darah putih antibodi, dan komponen lain, termasuk kelenjar getah bening sebagai bentuk dari sistem kekebalan tubuh.

Namun, imun yang terlalu sering bekerja dapat menyebabkan seseorang alergi, asma, atau eksim. Alih-alih melindungi tubuh, imun yang bermasalah bisa berpotensi menyerang senyawa baik dan organ sehat lainnya. Kondisi ini dikenal dengan gangguan autoimun, seperti rheumatoid arthritis, diabetes tipe 1, penyakit celiac, lupus, multiple sclerosis, psoriasis, dan psoriatic arthritis.

Tanda-tanda Imun Lemah

Dikutip dari WebMD, berikut ini adalah tanda-tanda imun lemah yang harus diwaspadai:

1. Tangan Dingin

Jika pembuluh darah meradang, jari tangan dan kaki, telinga, serta hidung akan lebih sulit untuk tetap hangat pada suhu tubuh normal. bahkan, bagian tubuh tersebut bisa berubah menjadi putih, lalu biru karena aliran darah yang tidak normal.

Dalam dunia medis, hal ini disebut dengan raynaud's phenomenon akibat gangguan sistem imun. Penyebab lain dari kondisi raynaud's phenomenon adalah kebiasaan merokok, penggunaan obat resep, dan penyakit yang memengaruhi arteri.

2. Masalah Buang Air

Diare atau konstipasi (sembelit) muncul karena penumpukan bakteri dan virus sehingga sistem imun memaksa usus bekerja secara tidak normal. Jika masalah ini berlangsung lebih dari 2-4 minggu, sebaiknya harus berwaspada karena itu adalah tanda peringatan bahwa sistem kekebalan tubuh merusak lapisan usus kecil atau mengganggu kinerja saluran pencernaan.

3. Mata Kering

Pengidap autoimun biasanya memiliki gejala penyerta, seperti mata kering. Kondisi ini biasanya membuat perasaan tidak nyaman, layaknya pasir atau partikel lain masuk ke dalam mata. Kemudian, mata akan iritasi disertai dengan rasa nyeri, kemerahan, dan muncul cairan berserat. Bila dibiarkan, kualitas mata menurun dan penglihatan jadi buram.

4. Kelelahan

Kelelahan setelah berolahraga atau menjalani aktivitas yang berat adalah kondisi yang normal. Namun, rasa lelah yang berlebihan tanpa sebab bisa berarti sesuatu sedang terjadi dengan kekebalan tubuh. Akibatnya, muncul masalah lain, seperti tidur tidak nyenyak, nyeri sendi dan otot, serta flu.

5. Ruam

Kondisi gatal, kering, dan merah di kulit adalah gejala umum dari peradangan tubuh karena sistem imun melemah. Di beberapa temuan kasus, orang dengan penyakit lupus sering mengalami ruam berbentuk kupu-kupu di hidung dan pipi mereka.

6. Rambut Rontok

Rambut yang sehat dan kuat adalah dambaan semua orang, terutama wanita. Namun, kekebalan tubuh yang buruk dapat mengganggu pertumbuhan folikel rambut dan kerontokan. Kondisi ini dinamakan alopecia areata.

Jumlahnya berbeda-beda setiap orang dan dalam kondisi tertentu kemungkinan besar rambut tidak dapat tumbuh lagi sehingga pengidapnya mengalami kebotakan permanen.

7. Sering Kesemutan

Setiap orang tentu pernah merasakan kesemutan atau mati rasa di kaki atau tangan. Umumnya, posisi duduk atau tidur yang salah sampai-sampai membuat saraf tertekan dan aliran darah tidak lancar menyebabkan sensasi kesemutan mengalir di bagian tubuh tertentu.

Namun, jika terlalu sering mengalaminya dan semakin tidak nyaman periksalah ke dokter. Sebab, ada peluang kondisi tersebut merupakan indikasi gangguan sistem imun.

8. Perubahan Berat Badan

Angka timbangan tubuh yang turun mungkin jadi kabar baik bagi orang yang sedang menjalankan diet. Akan tetapi, berat badan yang berubah drastis tanpa alasan jelas merupakan salah satu gejala kerusakan kelenjar tiroid yang menyebabkan penyakit autoimun.

Ingat, tanda-tanda imun lemah di atas bukan penyebab pasti dari gangguan suatu penyakit. Periksakan kondisi tubuh bila mengalami tanda tertentu yang cukup signifikan dan sering berulang agar dokter dapat mendiagnosis dan merekomendasikan perawatan yang tepat.



Simak Video "Seks Oral, Lebih Berbahaya Bagi Laki-laki atau Perempuan?"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT