ADVERTISEMENT

Selasa, 20 Sep 2022 16:01 WIB

Marak Isu Perselingkuhan, Psikolog Ungkap Alasan Seseorang Mendua

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Upset woman crying, seeing her boyfriend with other girl in park Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Jakarta -

Warganet dihebohkan dengan isu perselingkuhan vokalis Maroon 5 Adam Levine dengan seorang selebgram. Isu perselingkuhan ini muncul tak lama setelah pasangan Adam Levine dan istrinya, Behati Prinsloo, mengumumkan kehamilan anak ketiga.

Selain itu muncul juga kabar gamers asal Indonesia, Reza Arab, yang dikabarkan mendua. Rumor ini menjadi perbincangan hangat netizen di lini masa.

Terlepas dari isu keduanya, kabar perselingkuhan sering memicu keretakan rumah tangga dan menjadi penyebab perceraian suami istri. Lantas, apa sih yang menyebabkan seseorang mendua?

Psikolog klinis dari Ohana Space Veronica Adesla mengatakan terlepas dari gender, ada beberapa faktor pemicu seseorang berselingkuh.

"Dalam romantic relationship itu kan ada kebutuhan individu, misalnya dihargai, respect, ada yang di taking care, di emong. Kebutuhan-kebutuhan ini mungkin saja terpenuhi di orang lain," katanya saat dihubungi detikcom, Selasa (20/9/2022).

Vero menambahkan seseorang yang selingkuh dari pasangannya bukan berarti hanya ingin memuaskan ego mereka. Ada alasan yang lebih besar yang bisa jadi mendasari keputusan mereka mendua.

Hanya saja, apapun itu, perselingkuhan tidak bisa dibenarkan. Sebelum menjalani pernikahan, ada komitmen jangka panjang dan ketika itu dilanggar, tandanya seseorang tidak memiliki rasa tanggung jawab dan hanya mementingkan diri sendiri.

"Satu hal yang harus diingat bahwa dalam pernikahan tidak selalu semua kebutuhan terpenuhi. What do you expect sih, kalau kebutuhan kamu bisa dipenuhi sama satu orang? Nggak akan bisa," jelasnya.

"Makanya penting adanya pre marriage counseling untuk mencari apa yang sebenarnya dicari dari hubungan. kalau bisa ditoleransi kan oke, kalo nggak, gimana?" pungkasnya.



Simak Video "Bedanya Cemas di Quarter Life Crisis dan Anxiety Disorder"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT