ADVERTISEMENT

Selasa, 20 Sep 2022 20:30 WIB

Viral Bikin Sedih, Wanita Terpaksa Gugurkan Kandungan gegara Kanker Usus

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi dokter kandungan Foto: Getty Images/iStockphoto/BongkarnThanyakij
Jakarta -

Seorang wanita di Malaysia didiagnosis menderita kanker usus. Namun, akibat penyakit itu, wanita bernama Syawani Khalid (39) ini terpaksa harus menggugurkan kandungannya.

Kisah ini dibagikannya melalui akun TikTok miliknya @syawanikhalid991. Dalam videonya, ia menceritakan awal mula perjalanan hidupnya setelah didiagnosis mengidap penyakit kanker usus stadium tiga pada 5 Juli 2020.

Awalnya, Syawani sering mengalami sakit perut hingga harus tidur dengan posisi meringkuk. Sampai satu waktu, keluar darah saat dirinya buang air besar (BAB).

"Dulu saya sering sakit perut, tapi memang tidak selalu muncul. Karena sakitnya itu sampai membuat saya harus tidur meringkuk seperti udang," kata Syawani yang dikutip dari laman Mstar, Selasa (20/9/2022).

"Sampai suatu saat saya buang air besar keluar darah, banyak juga. Suami langsung membawa saya ke rumah sakit swasta di Shah Alam," lanjutnya.

Saat itu, Syawani diberikan obat untuk mengatasi masalah di ususnya. Dokter juga berpesan untuk mengurangi konsumsi makanan pedas dan berminyak untuk sementara waktu.

"Setelah itu, dokter juga berpesan jika masih keluar darah langsung datang ke rumah sakit," ujarnya.

Didiagnosis Kanker Usus Stadium Tiga

Namun, dua minggu kemudian rasa sakit di perutnya dan masih ada darah saat ia buang air besar. Kondisi itu membuat Syawani semakin lemas dan kepalanya sering pusing.

Syawani kembali dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lagi. Setelah diperiksa dokter, ia diduga mengalami gastritis atau peradangan yang terjadi pada lapisan lambung.

Sakit yang dialami Syawani terus berlanjut sampai membuatnya sakit perut, muntah-muntah, hingga tidak bisa makan dan minum. Setelah menjalani pemeriksaan menyeluruh di sebuah rumah sakit di Klang, Selangor, baru diketahui bahwa ia mengidap kanker stadium tiga.

"Setelah dokter mengambil sampel untuk tes endoskopi dan kolonoskopi, saya didiagnosis mengidap kanker stadium tiga. Wajar saja saat itu, saya tidak kaget lagi... mungkin karena saya sudah sangat tahan terhadap rasa sakit sejak lama. Dokter juga memberikan tanggal untuk dirawat pada 5 Juli 2020," beber Syawani.

"Pertama kali saya jauh dari anak saya, saat itu hanya Tuhan yang tahu perasaan ini. Dokter mengatakan kepada saya untuk menjalani operasi dua hari kemudian. Dan pada 6 Juli, dokter melakukan rontgen untuk melihat kondisi paru-paru sebelum operasi," sambungnya.

NEXT: Diketahui hamil, tetapi harus digugurkan

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Menakuti Bocah Pakai Suara 'Cekikikan' Hantu Bisa Timbulkan Trauma"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT