ADVERTISEMENT

Rabu, 21 Sep 2022 06:30 WIB

Anak Bawa Tas Berat ke Sekolah, Ini Risikonya Kata Dokter

Nurul Febian Danari - detikHealth
Young mum and daughter packing backpack for the school Tas anak tidak boleh terlalu berat (Foto: iStock)
Jakarta -

Pandemi usai, anak-anak kembali ke sekolah. Tak hanya buku dan alat tulis, keperluan anak-anak pergi ke sekolah semakin beragam mulai dari buku paket, baju ganti, hingga bekal makanan. Hal ini menambah kapasitas beban pada tas anak yang harus dibawa.

Ternyata, membawa tas yang berat pada anak tidak disarankan. Hal ini akan mempengaruhi perkembangan otot pada anak.

"Memang kita tidak menyarankan ya anak kecil yang membawa tas terlalu berat karena itu pastinya akan sedikit banyak mempengaruhi. Minimal itu akan memengaruhi otot sekitar pundaknya dia," kata Spesialis Kedokteran Olahraga KONI DKI Jaya, dr Andhika Raspati, SpKO.

Dokter Andhika juga menambahkan bahwa kekuatan otot pada anak masih terbatas, berbeda jauh dengan orang dewasa. Sehingga memungkinkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti nyeri leher dan pundak hingga kelainan tulang skoliosis.

Dikutip dari Healthline, berat tas yang dapat dibebankan pada anak disesuaikan dengan kondisi tubuh anak. Para peneliti telah menghitung batas maksimal kapasitas beban yang dapat dibawa oleh anak adalah 10 persen dari berat tubuhnya.

Namun tak perlu khawatir, ada beberapa tips yang mungkin bisa dicoba agar anak tak perlu lagi menggendong beban yang terlalu berat selama ke sekolah, meskipun keperluan yang harus dibawa oleh anak ke sekolah banyak.

TERUSKAN MEMBACA, KLIK DI SINI



Simak Video "5 Fakta Skoliosis, Kelainan Tulang yang Diidap Jessica Mila Sejak SMP"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT