ADVERTISEMENT

Rabu, 21 Sep 2022 21:36 WIB

Bakal Dilarang Jualan Vape, Juul Tuntut BPOM AS

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Smoke fragments on a black background.Young smoker is vaping e-cigarette or vaporizer. Foto: iStock
Jakarta -

Juul Labs, salah satu industri vape, menuntut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) atas penolakan mereka mengungkap dokumen yang akan melarang penjualan rokok elektrik karena memicu krisis di kalangan remaja.

Dikutip dari US News, dalam pengaduan yang diajukan di pengadilan federal di Washington, D.C., Juul menuduh FDA menggunakan hak istimewa proses musyawarah yang "disalahgunakan secara luas" yang secara tidak benar menahan materi ilmiah "penting" untuk memahami dasar larangan penjualan yang dikeluarkan pada 23 Juni lalu.

Juul mengatakan materi tersebut akan menunjukkan apakah FDA melakukan penyeimbangan yang diwajibkan secara hukum atas manfaat dan risiko kesehatan masyarakat dari produknya, termasuk klaim bahwa mereka membantu perokok berhenti merokok, dan apakah alasan badan tersebut secara ilmiah masuk akal.

"Publik berhak mendapatkan gambaran lengkap tentang fakta ilmiah di balik salah satu keputusan badan yang paling kontroversial dan diteliti dengan cermat dalam beberapa tahun terakhir," kata Juul.

Sebelumnya pada akhir Juni lalu FDA resmi melarang penjualan dan pemasaran rokok elektrik atau vape Juul Labs Inc. Pelarangan tersebut berdasarkan analisis FDA terkait tidak adanya bukti keamanan penggunaan bahan kimia dalam vape produksi Juul.

Perusahaan ditegaskan FDA harus menghentikan pemasaran dan penjualan perangkat vaping Juul dan empat jenis pod cair termasuk pod rasa tembakau Virginia dan pod rasa mentol dengan kadar nikotin 5 persen dan 3 persen.

"Tindakan hari ini merupakan kemajuan lebih lanjut dari komitmen FDA untuk memastikan bahwa semua produk sistem pengiriman e-rokok dan nikotin elektronik yang saat ini dipasarkan ke konsumen memenuhi standar kesehatan masyarakat kami," jelas Komisaris FDA Robert M. Califf dalam sebuah pernyataan.



Simak Video "Rokok Elektrik Vs Rokok Konvensional, Mana yang Lebih Berbahaya?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT