ADVERTISEMENT

Kamis, 22 Sep 2022 16:00 WIB

Vapers Terancam Kondisi Langka 'Popcorn Lung', Organ Parunya Bakal Begini

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
popcorn lung Bahaya 'popcorn lung' pada pengguna vape dan rokok elektrik. Foto: Canadian Medical Association Journal
Jakarta -

Vape atau rokok elektrik tengah digandrungi oleh banyak kalangan, terutama para remaja. Tidak sedikit yang menganggap vape tak berbahaya daripada rokok konvensional.

Faktanya vape juga menyimpan risiko kesehatan serius bagi para penggunanya. Mulai dari paru-paru kolaps sampai kondisi langka 'popcorn lung'.

'Popcorn lung' adalah julukan untuk penyakit bronkiolitis obliterans, menyebabkan saluran udara di paru mengecil sehingga menyebabkan batuk dan napas pendek.

Kondisi ini disebabkan karena cairan rokok elektronik mengandung penambah rasa diasetil yang biasanya ditambahkan pada makanan untuk menghasilkan rasa mentega. Zat ini lebih berbahaya jika dipanaskan dan dihirup.

Belum lama ini seorang remaja 17 tahun asal Kanada mengidap kondisi langka tersebut. Ia dilaporkan mengalami batuk yang persisten bersamaan dengan demam dan sulit bernapas.

Dilaporkan NBC News, fungsi parunya dengan cepat memburuk sehingga ia harus menggunakan ventilator. Dokter mengatakan kasus seperti remaja tersebut sangat jarang sehingga remaja itu membutuhkan transplantasi karena kerusakan parunya sudah sangat parah.



Simak Video "Rokok Elektrik Vs Rokok Konvensional, Mana yang Lebih Berbahaya?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT