ADVERTISEMENT

Kamis, 22 Sep 2022 17:02 WIB

DKI Catat 888 Kasus, Ini Sebaran 2.162 Kasus COVID-19 Baru RI 22 September

Vidya Pinandhita - detikHealth
Anggota Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan disinfeksi di kawasan padat penduduk Tanah Tinggi, Jakarta, Sabtu (5/2/2022). Penyemprotan cairan disinfektan dilaksanakan untuk mengantisipasi penyebaran dan mencegah penularan COVID-19. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa. Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Indonesia mencatat sebanyak 2.162 kasus baru COVID-19, Kamis (22/9/2022). Kasus aktif kini sebanyak 23.503 kasus.

DKI Jakarta kini menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 888. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 379 kasus, kemudian Jawa Timur dengan total 257 kasus.

Detail perkembangan virus Corona, Kamis (22/9):

  • Pasien positif bertambah 2.162 menjadi 6.417.490
  • Pasien sembuh bertambah 4.051 menjadi 6.236.021
  • Pasien meninggal bertambah 18 menjadi 157.966

Tercatat sebanyak 68.931 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 4.924.

Berikut sebaran Corona di Indonesia, Kamis (22/9):

  • DKI Jakarta: 888 kasus
  • Jawa Barat: 379 kasus
  • Jawa Timur: 257 kasus
  • Banten: 201 kasus
  • Jawa Tengah: 96 kasus
  • Sumatera Utara: 35 kasus
  • Sulawesi Utara: 32 kasus
  • DI Yogyakarta: 30 kasus
  • Kalimantan Timur: 30 kasus
  • Lampung: 24 kasus
  • Bali: 22 kasus
  • Sulawesi Selatan: 21 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 17 kasus
  • Sulawesi Tengah: 17 kasus
  • Sumatera Selatan: 15 kasus
  • Kalimantan Barat: 11 kasus
  • Papua: 11 kasus
  • Aceh: 9 kasus
  • Bangka Belitung: 9 kasus
  • Kepulauan Riau: 9 kasus
  • Sumatera Barat: 8 kasus
  • Riau: 6 kasus
  • Jambi: 6 kasus
  • Papua Barat: 6 kasus
  • Kalimantan Tengah: 5 kasus
  • Kalimantan Selatan: 4 kasus
  • Kalimantan Utara: 3 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 3 kasus
  • Bengkulu: 2 kasus
  • Maluku: 2 kasus
  • Maluku Utara: 2 kasus
  • Gorontalo: 1 kasus
  • Sulawesi Barat: 1 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 1 kasus


Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT