ADVERTISEMENT

Jumat, 23 Sep 2022 05:00 WIB

Tanda-tanda Kanker Paru-paru, Batuk Tak Kunjung Sembuh Termasuk!

Fadilla Namira - detikHealth
Doctors physical examination for screening lung cancer Ilustrasi tanda-tanda kanker paru-paru. Foto: Getty Images/iStockphoto/sittithat tangwitthayaphum
Jakarta -

Kanker paru-paru merupakan penyakit mematikan nomor satu di dunia. Dikutip dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 1,80 juta penduduk dunia meninggal akibat penyakit ini pada 2020. Maka dari itu, sangat mengkhawatirkan bila seseorang abai dengan tanda-tanda kanker paru-paru.

Kanker paru-paru disebabkan oleh pertumbuhan sel tumor ganas. Ketika tumor semakin membesar, tingkatan dari penyakit ini akan naik hingga ke puncak terparahnya, yakni stadium 4. Namun, masyarakat perlu memberikan perhatian lebih terhadap kanker paru-paru di stadium awal karena gejalanya sangat ringan, bahkan tidak bergejala sama sekali.

Kebanyakan penyebab dari kanker paru-paru adalah kebiasaan merokok. Berdasarkan data WHO, lebih dari 40 persen kematian terkait rokok berasal dari penyakit paru-paru seperti kanker dan penyakit pernapasan kronis. Kendati begitu, kanker paru-paru juga dapat terjadi pada orang yang tidak pernah merokok (perokok pasif).

Tanda-tanda Kanker Paru-paru

Walaupun pendeteksian lebih awal terbilang sulit, masyarakat pelu tahu seperti apa tanda-tanda kanker paru-paru. Dikutip dari Healthline, berikut informasinya:

1. Batuk

Waspada jika mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh sampai-sampai menyebabkan darah keluar dari mulutnya. Sebab, hal tersebut merupakan tanda umum yang dapat mengindikasikan kanker paru-paru.

Menurut ketua bedah toraks dari Mount Sinai School of Medicine di New York City, prof. Raja Flores, kanker di saluran pernapasan bisa membuat tenggorokan iritasi dan batuk. Reaksi batuk berguna untuk mendorong udara dan lendir penyebab infeksi pernapasan keluar dari paru-paru. Jika hal itu semakin parah, berarti ada yang salah dengan sistem pernapasan dan harus segera diperiksakan oleh ahli medis.

2. Sesak Napas (Dispnea)

Gejala yang umum terjadi selanjutnya adalah sesak napas. Sel kanker yang berkembang dapat menyumbat bronkus dengan memproduksi lendir berlebih di area paru-paru. Lendir tersebut lambat laun akan menumpuk dan terjadilah efusi pleura.

Efusi pleura menyebabkan sesak napas dan nyeri dada. Kondisi ini berisiko menurunkan aktivitas fisik seseorang, bahkan memengaruhi kualitas hidupnya.

3. Mengi

Mengi adalah suara khas yang timbul ketika manusia bernapas. Masalah kesehatan ini disebabkan oleh penyempitan saluran pernapasan yang memengaruhi aliran udara dari paru-paru.

Meskipun demikian, mengi sendiri bukan gejala khusus dari kanker paru-paru. Kondisi ini bisa terjadi jika seseorang mengidap asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), dan TBC.

4. Suara Serak

Suara serak dihasilkan dari perubahan pita suara karena kerusakan saraf laring akibat sel kanker yang kian meluas. Gejala satu ini sebenarnya lebih umum terjadi pada pengidap radang tenggorokan, tetapi tak jarang ia menjadi petunjuk awal untuk mendeteksi kanker paru-paru.

5. Kelelahan Kronis

Tentu bukan hal wajar bila seseorang mengalami kelelahan yang parah tanpa didukung aktivitas fisik tertentu. Tak ayal kondisi ini patut dicurigai sebagai tanda awal kanker paru-paru.

Kelelahan kronis muncul ketika imun tubuh bekerja keras melawan serangan kanker sehingga membuat pengidapnya lebih lesu dan lelah. Terlebih, kondisi ini sangat berpengaruh kepada 90 persen pasien yang menjalani kemoterapi akibat kanker paru-paru.

6. Demam

Secara alami, manusia mempunyai sistem kekebalan yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari bahaya infeksi dan peradangan akibat pertumbuhan sel kanker. Efeknya, suhu tubuh akan meningkat di atas 38 derajat celsius dan munculah gejala demam.

7. Pembengkakan

Kanker dalam tubuh manusia mempunyai peran antagonis dengan merusak fungsi kelenjar getah bening. Kerusakan ini akan memberikan dampak pembengkakan di seluruh tubuh ketika pembuluh darah kecil atau kapiler mengalami tekanan dan bocor sehingga timbul edema (penumpukan cairan).

Selain itu, ada tanda-tanda kanker paru-paru lain yang acap kali membuat masyarakat terkecoh, seperti rasa sakit di bahu atau punggung, infeksi paru-paru yang berulang, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, dan kesulitan menelan.

Penyakit ini tentu dapat dihindarkan dengan melakukan pola hidup yang sehat, rajin berolahraga, dan tinggalkan kebiasaan merokok bagi pecandunya. Global Cancer Control menyebut bahwa menghindari penggunaan tembakau dapat mencegah 90 persen seseorang terkena kanker paru-paru.



Simak Video "Mengenal Lebih Dekat Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(Fadilla Namira/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT