ADVERTISEMENT

Jumat, 23 Sep 2022 18:02 WIB

Curhat Tasya Kamila Sempat Disebut Tak Bisa Punya Anak gegara Ini

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
anak tasya kamila Foto: dok. Instagram @tasyakamila
Jakarta -

Mantan penyanyi cilik Tasya Kamila baru-baru ini mencurahkan isi hatinya. Ia mengaku sempat disebut tidak bisa memiliki keturunan lagi usai kelahiran anak pertamanya, Arrasya Bachtiar. Hal tersebut karena sang suami, Randi Bachtiar, mengidap kanker dan harus menjalani kemoterapi.

Adapun curhatannya itu ia sampaikan dalam unggahan Instagram Story baru-baru ini. Tasya mengungkapkan, dokter sempat memprediksi bahwa dirinya kemungkinan tidak bisa hamil atau sulit memiliki keturunan lagi.

"Masya Allah Tabarakallah, bisa dibilang kehamilan ini adalah miracle baby, sih. Soalnya waktu Randi didiagnosa lymphoma hodgkin dan harus chemo, dokter bilang ada kemungkinan kami nggak bakalan bisa punya anak lagi," tulis ibu anak satu itu melalui Instagramnya dikutip detikcom, Jumat (23/9/2022).

Meskipun demikian, Tasya dan suaminya pun tetap merencanakan kehamilannya. Kini mantan penyanyi cilik itu tengah mengandung anak keduanya dengan usia kandungan 24 minggu.

"Kali ini hamil direncanakan, Alhamdulilah dikabulkan Allah sesuai timeline. Kalau dulu pas Arr hamilnya surprise," kata Tasya.

"Aku lagi ketawain angka-angka di timbangan yang menggelitik hati. Padahal baru #24weekspregnant," sambungnya lagi.

Sebelumnya, suami Tasya Kamila sempat didiagnosis kanker lymphoma hodgkin. Awalnya kanker tersebut terdeteksi sejak Oktober 2020. Randi pun mulai menjalani intensif melakukan kemoterapi, radiasi, hingga operasi kanker. Dan kini ia dinyatakan sudah sembuh dari penyakit tersebut.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), lymphoma atau disebut limfoma merupakan istilah umum untuk berbagai tipe kanker darah yang muncul dalam sistem limfatik, sehingga dapat menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening.

Berdasarkan tipenya, limfoma dibagi menjadi dua, yaitu limfoma hodgkin dan limfoma non-hodgkin. Limfoma hodgkin terjadi karena adanya mutasi sel B pada sistem limfatik, dengan hasil deteksi yaitu adanya sel abnormal Reed-Stenberg dalam sel kanker. Sedangkan Limfoma non-hodgkin terjadi karena adanya mutasi DNA pada sel B dan sel T pada sistem limfatik.



Simak Video "Uniknya Klinik Gigi dengan Tema Bioskop di Bintaro"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT