Update COVID-19 RI 24 September: 1.724 Kasus Baru, Kasus Aktif Ada 21.982

ADVERTISEMENT

Update COVID-19 RI 24 September: 1.724 Kasus Baru, Kasus Aktif Ada 21.982

Vidya Pinandhita - detikHealth
Sabtu, 24 Sep 2022 16:18 WIB
Sebanyak 17 murid SMAN 2 Bantul, DIY, terkonfirmasi positif COVID-19. Pihak sekolah pun menggelar swab massal kepada guru dan siswa.
Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko
Jakarta -

Indonesia mencatat 1.724 kasus baru COVID-19 hari ini, Sabtu (24/9/2022). Seiring itu, terdapat kasus sembuh sebanyak 2.040 dan 12 pasien COVID-19 meninggal dunia. Kasus aktif COVID-19 di Indonesia kini ada 21.982.

Hingga kini, terdapat total kasus COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia sebanyak 6.421.118. Kemudian hari ini, terdapat 50.376 spesimen diperiksa dengan jumlah suspek pasien COVID-19 sebanyak 3.991.

Belakangan, beredar kabar perihal pandemi COVID-19 bakal berakhir, menyebut pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyinggung bahwa akhir pandemi COVID-19 sudah di depan mata. Walau ditegaskan, kini pandemi belum berakhir dan penanganan COVID-19 masih perlu digencarkan di negara-negara, salah satunya dengan vaksinasi COVID-19.

Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono menerangkan, terdapat tahap-tahap tertentu yang dilakukan sebelum status kedaruratan kesehatan masyarakat sepenuhnya dicabut. Di antaranya, yakni pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat.

"(Kapan pandemi COVID-19 Indonesia berakhir) tidak bulan ini dan tidak bulan depan, tapi tahapannya ada. Salah satu usaha yang kita lakukan adalah supaya pembatasan aktivitas masyarakat sebagai intervensi pengendalian pandemi tidak lagi diperlukan karena produktivitas tinggi dan kita bisa menuntaskan untuk memperkuat penduduk berisiko," bebernya dalam media briefing Kementerian Kesehatan RI, Jumat (23/9/2022). .

"Jadi harus percaya diri, harus optimistis untuk bahwa ini sudah semakin dekat, sudah di depan mata. Itu kan metafora. Nggak ada yang berani bilang nanti Desember (status pandemi COVID-19 akan dicabut)," pungkas Pandu.



Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT