5 Tanda Paru-paru Tidak Sehat, Ternyata Tak Melulu Batuk!

ADVERTISEMENT

5 Tanda Paru-paru Tidak Sehat, Ternyata Tak Melulu Batuk!

Fadilla Namira - detikHealth
Minggu, 25 Sep 2022 09:15 WIB
Doctor shows results to old patient x-ray of the lungs, smoking cigarettes problem
Tanda Paru-paru Tidak Sehat (Foto: iStock)
Jakarta -

Jaringan paru-paru merupakan salah satu organ sensitif terhadap partikel atau debu kotor. Apabila dibiarkan, akan membuat sepasang organ tersebut luka dan infeksi. Selain itu, ada banyak penyebab dari tanda paru-paru tidak sehat sehingga meningkatkan risiko penyakit pernapasan.

Kebiasaan merokok yang berlebihan tak jarang membuat alat pernapasan, seperti paru-paru dan tenggorokan rusak. Akibatnya, oksigen akan sulit diperoleh oleh tubuh karena tempat pertukarannya dengan karbondioksida tidak berfungsi dengan normal.

Selain itu, faktor usia juga merupakan faktor terbesar dari penurunan kinerja paru-paru. Oleh karenanya, penting untuk memperhatikan tanda-tanda ini karena bisa menjadi awal mula penyakit fatal, termasuk Penyakit paru obstruktif kronik atau Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD), asma, dan kanker.

Tanda Paru-paru Tidak Sehat

Berikut adalah tanda-tanda lain dari paru-paru yang tidak sehat dikutip dari laman Asosiasi Paru-paru Amerika:

1. Batuk Kronis

Salah satu gejala yang sering dialami pengidapnya adalah batuk yang disertai dengan dahak (lendir) dalam jangka waktu delapan minggu atau lebih. Hal ini dapat mengganggu aktivitas dan pekerjaan sehari-hari. Bahkan, tak jarang ia membuat penderitanya kesulitan tidur nyenyak.

2. Sesak Napas atau Bengek

Sesak napas setelah berkegiatan berat, seperti olahraga atau mengangkat beban adalah hal yang lumrah. Namun, kondisi tersebut jadi tidak normal ketika seseorang merasakannya secara tiba-tiba dan berkala.

Untuk memastikan penyebabnya, segerakan konsultasi kepada dokter. Karena itu bukan saja dampak dari gangguan paru-paru, tetapi juga gagal jantung atau GERD.

3. Produksi Lendir Berlebih

Lendir atau dahak adalah efek dari kinerja paru-paru saat melindungi saluran pernapasan dari serangan bakteri dan virus. Bila ia mengendap dalam jumlah banyak, berakibat penyumbatan pada bronkus sehingga oksigen tidak leluasa mengalir ke paru-paru.

4. Batuk Berdarah

Sebenarnya hemoptisis atau batuk berdarah adalah gejala serius dari gangguan pernapasan. Namun, masih banyak saja orang-orang dengan gejala tersebut memutuskan untuk mengabaikannya dengan alasan sepele.

Padahal, gejala atau tanda ini merupakan awal mula penyakit fatal yang dapat mengancam jiwa, seperti radang paru-paru, kanker, dan TBC.

5. Nyeri Dada Kronis

Peringatan yang paling umum terakhir adalah nyeri dada yang sulit dihilangkan dalam satu bulan. Apalagi, ia jadi sangat terasa jika pengidapnya tarik napas atau batuk. Hal ini akan semakin parah ditambah dengan stres dan kecemasan.

Sudah selayaknya manusia peduli dengan kesehatan tubuh dengan mengetahui tanda paru-paru tidak sehat. Terlebih jika pengidapnya punya faktor genetik, sebaiknya laporkan kepada layanan medis terdekat agar segera dilakukan pencegahan dini.



Simak Video "Peringatan WHO soal Sirup Obat Batuk pada Kasus Kematian Anak Gambia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT