Tanda-tanda Kanker Mulut, Sariawan Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Salah Satunya

ADVERTISEMENT

Tanda-tanda Kanker Mulut, Sariawan Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Salah Satunya

Fadilla Namira - detikHealth
Senin, 26 Sep 2022 22:00 WIB
Sariawan tanda penyakit lain
Ilustrasi tanda-tanda kanker mulut (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Kanker mulut memang masih terbilang jarang terjadi di Indonesia, prevalensinya dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 lalu tercatat 5,6 persen dari total kasus kanker. Tentu angka tersebut semakin bertambah bila tanda-tanda kanker mulut kerap disepelekan sehingga kurangnya pendeteksian secara dini.

Sekitar 90 persen dari kanker mulut disebabkan oleh karsinoma sel skuamosa. Sel ini dapat memengaruhi bagian mana pun di rongga mulut manusia, termasuk:

  • Bibir.
  • Jaringan yang melapisi bibir dan pipi.
  • Gigi.
  • Lidah.
  • Gusi.
  • Lantai dan langit-langit mulut.

Dikutip dari American Cancer Society, diperkirakan 54.000 orang akan didiagnosis menderita kanker rongga mulut atau kanker orofaring pada 2022 dan 11.230 di antaranya berakibat fatal.

Tanda-tanda Kanker Mulut

Dikutip dari National Health Service (NHS UK), tanda-tanda kanker mulut diperkirakan muncul dengan kondisi, seperti:

  • Sariawan yang tidak sembuh kurun waktu beberapa minggu.
  • Muncul benjolan di mulut dan kelenjar getah bening tanpa sebab dan sulit dihilangkan.
  • Nyeri atau susah menelan (disfagia).
  • Perubahan suara atau masalah dengan pengucapan.
  • Penurunan berat badan.
  • Rasa tidak nyaman di mulut, seperti mati rasa dan berdarah.
  • Gigi terlepas dengan sendirinya tanpa ada alasan yang jelas.
  • Soket gigi yang tidak sembuh setelah gigi dicabut.
  • Rahang sulit digerakan.
  • Bercak merah atau putih pada lapisan mulut. Meskipun jarang, tanda ini terkadang bisa berubah menjadi kanker.

Adapun penyebab kanker mulut berkembang tidak diketahui secara pasti. Namun, tembakau dan alkohol menjadi faktor risiko kanker mulut pada penduduk Inggris. Kedua senyawa ini memiliki zat karsinogenik yang dapat merusak DNA tubuh sehingga menyebabkan kanker.

Sementara itu, ada faktor risiko lain yang harus dikhawatirkan, yaitu Human Papillomavirus (HPV) yang menyerang kulit dan selaput lembab di dalam tubuh serta kebiasaan menyirih. Pinang yang terkandung dalam ramuan sirih memiliki efek stimulan dan karsinogenik pemicu kanker.

Bekas luka yang tidak steril di rongga mulut dan pengonsumsian makanan tidak sehat juga ikut menimbulkan kanker mulut. Jadi, lebih baik menyantap makanan 4 sehat dan 5 sempurna. Selain bergizi, pola ini membantu menguatkan sistem imun agar terhindar dari beragam penyakit.

Sebagai pencegahan terjadinya tanda-tanda kanker mulut, hindarilah rokok, vape, dan sejenisnya. Tak ayal gambar kanker mulut terpampang nyata di bungkus rokok guna mengingatkan penggunanya bahaya dari zat adiktif tersebut. Untuk tambahan, lakukan perawatan rutin ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali supaya mendeteksi lebih dini penyakit di rongga mulut.



Simak Video "Benarkah Makanan Tertentu Bisa Picu Kanker Payudara?"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT