Gaduh gegara Konsumen Es Teh Disomasi, Kebanyakan Gula Juga Bisa Bikin PCOS!

ADVERTISEMENT

Gaduh gegara Konsumen Es Teh Disomasi, Kebanyakan Gula Juga Bisa Bikin PCOS!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 27 Sep 2022 08:10 WIB
Plastic glasses of iced grapefruit green tea, oolong tea,  dark cocoa with layer of cream cheese foam ; Traditional Chinese Beverage. Selective focus.
Ilustrasi minuman manis. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Theerawan Bangpran)
Jakarta -

Ribut-ribut es teh kemanisan membuat banyak orang khawatir terkait bahaya asupan gula berlebihan. Beberapa pakar mengingatkan sebaiknya asupan gula per hari tak lebih dari empat sendok makan.

Tak hanya diabetes yang mengintai, khusus wanita, risiko mengidap sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) hingga kemungkinan gangguan kesuburan juga lebih tinggi jika terlalu banyak mengonsumsi gula.

"Semakin banyak mereka mengkonsumsi minuman manis, semakin besar risiko mereka mengalami PCOS. Banyak yang infertil gara-gara itu," terang dr Andi Khomeini Takdir dalam akun Twitter pribadi @dr_koko28, dikutip detikcom Selasa (27/9/2022).

Pria yang akrab disapa dr Koko itu mengingatkan agar wanita yang mengidap PCOS segera menangani kondisinya. Jika tidak, beberapa penyakit yang rentan berkembang menjadi komplikasi bukan mustahil akan muncul.

"Gangguan tidur, gangguan makan, kecemasan, depresi, kemandulan, keguguran, atau lahir bayi prematur. Hipertensi saat hamil hingga diabetes, hepatitis, dan sindrom metabolik," lanjut dia.

Dalam jurnal National Library of Medicine (NIH) para peneliti juga menemukan keterkaitan antara asupan gula berlebih dengan risiko PCOS. Hal itu ditemukan pada uji coba tikus yang diberikan asupan sukrosa dengan perbandingan masing-masing 10 persen dan 25 persen.

Kesimpulannya, konsumsi jenis gula sukrosa lebih tinggi berpengaruh pada disfungsi ovarium di tikus. Tikus tersebut dilaporkan memiliki peningkatan jumlah folikel antral atretik dan folikel kistik, yang berkorelasi dengan hipertrofi adiposit periovarian.

Karenanya disimpulkan terdapat korelasi positif antara asupan minuman manis dengan prevalensi PCOS pada wanita usia subur.

"Menyebabkan disfungsi ovarium pada tikus dan dapat dikorelasikan dengan PCOS pada wanita, menunjukkan bahwa perubahan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami memperkuat dampak buruk gula pada sistem ovarium dan menyarankan bahwa pengurangan asupan gula tambahan dapat bermanfaat bagi kesehatan ovarium," sebut para ahli.



Simak Video "Penjelasan Esteh Indonesia soal Somasi Konsumen"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT