Cerita Resmini Tak Cemas soal Biaya Persalinan karena Ditanggung JKN

ADVERTISEMENT

Cerita Resmini Tak Cemas soal Biaya Persalinan karena Ditanggung JKN

Atta Kharisma - detikHealth
Rabu, 28 Sep 2022 05:47 WIB
Peserta JKN KIS
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat tidak mampu terlindungi oleh program jaminan kesehatan. Salah satunya Luh Putu Dewi Resmini, wanita yang memanfaatkan program JKN untuk membiayai proses persalinan anak pertamanya.

"Saya melahirkan bayinya secara prematur ketika usia kandungan saya menginjak 32 minggu. Perut saya tiba-tiba sakit dan kram, tapi untung proses persalinan saya berjalan lancar. Meski demikian, bayi saya harus menjalani serangkaian perawatan di ruang NICU," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (27/9/2022).

"Sebagai peserta PBI saya tidak merasakan adanya diskriminasi dari dokter maupun perawat. Pelayanannya pun sangat bagus," sambung Resmini.

Resmini mengaku merasa beruntung memiliki Kartu BPJS Kesehatan sehingga ia bisa fokus memikirkan persalinan dan merawat bayinya tanpa perlu pusing memikirkan biaya. Ia juga mengatakan tidak menghadapi kendala saat menggunakan hak kelas rawat inapnya.

Selain itu, Resmini menyebut kamar rawat yang diterimanya nyaman dan layak ditempati.

"Jika tidak ada Kartu BPJS Kesehatan entah apa yang harus saya lakukan untuk membayar biaya yang sangat mahal ini. Saya sedih mengetahui anak saya harus masuk NICU, namun di sisi lain saya merasa bersyukur karena seluruh biayanya sudah dijamin Program JKN," pungkasnya.

Ia menyatakan menjadi peserta JKN bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban sebagai warga negara yang baik, tetapi juga demi kebaikan diri sendiri. Sebab, jaminan kesehatan merupakan kebutuhan pokok yang wajib dimiliki oleh setiap individu.

Mewajibkan kepesertaan JKN merupakan upaya negara guna memastikan seluruh masyarakat memiliki jaminan kesehatan untuk mengurangi risiko finansial saat sakit atau memerlukan pelayanan medis.



Simak Video "Dirut BPJS Pastikan Pengobatan Penyakit Kawasaki Ditanggung BPJS"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT