6 Tanda-tanda Kanker Perut, Sering Sendawa Salah Satunya

ADVERTISEMENT

6 Tanda-tanda Kanker Perut, Sering Sendawa Salah Satunya

Fadilla Namira - detikHealth
Kamis, 29 Sep 2022 05:30 WIB
Woman covering her moth after drinking cola
Tanda-tanda Kanker Perut (Foto: iStock)
Jakarta -

Kanker perut atau kanker lambung adalah salah satu jenis kanker mematikan di dunia. Saking berbahayanya, ia sampai menduduki peringkat ketiga penyebab kematian terkait kanker. Tanda-tanda kanker perut jarang muncul di stadium awal sehingga sulit mendeteksinya secara dini.

Menurut organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO), kanker perut menyebabkan 769.000 kematian di seluruh dunia dan 2.946 di antara terjadi di Indonesia pada 2020.

Meskipun banyak faktor pemicunya, sekitar 90-95 persen kanker perut disebabkan oleh karsinoma lambung atau adenokarsinoma. Pada tipe ini, sel kanker berkembang di jaringan kulit yang terbentuk di mukosa. Mukosa adalah lapisan lambung dalam yang menghasilkan lendir.

Tanda-tanda Kanker Perut

Dikutip dari Cancer Research UK, kemungkinan tanda-tanda kanker perut terjadi sebagai berikut:

1. Disfagia

Disfagia adalah kondisi sulit menelan karena merasakan sakit dan sensasi terbakar di tenggorokan atau dada. Akibatnya, proses pencernaan dari mulut ke lambung akan membutuhkan usaha dan waktu yang lebih lama.

2. Penurunan berat badan

Penurunan berat badan tanpa sebab jangan pernah dianggap sepele karena bisa jadi tubuh mengalami masalah, seperti kanker perut. Hal ini dapat mengakibatkan beberapa kondisi lainnya, seperti:

  • Kehilangan nafsu makan.
  • Merasa kenyang setelah makan dalam porsi kecil.
  • Sakit di perut bagian atas atau belakang tulang dada (sternum).

3. Gangguan pencernaan (dispepsia) dan Sendawa

Gangguan pencernaan yang tidak kunjung hilang terjadi lantaran ada indikasi iritasi di perut. Umumnya, kondisi ini menimbulkan rasa tidak nyaman dan mulas setelah makan. Kondisi tersebut kian parah bila ditambah dengan keseringan bersendawa.

Ketika asam lambung naik kembali (refluks) ke kerongkongan, seseorang pasti merasakan ada udara yang ingin keluar dari dalam perut. Jika hal ini terus berulang, berarti lambung sedang mengalami gangguan sehingga tidak bisa bekerja secara normal.

4. Rasa Sakit

Kanker perut dapat menyebabkan penyumbatan. Apabila dibiarkan, akibatnya sangat fatal karena menghentikan sistem pencernaan sampai-sampai timbul rasa sakit.

Walaupun jarang terjadi, masalah ini dapat meningkatkan risiko muntah darah. Terlebih pendarahan yang mengendap lama di perut, nantinya terlihat berwarna coklat tua, seperti ampas kopi.

5. Feses Berwarna Gelap

Pendarahan karena kanker perut memberikan efek kotoran berwarna lebih gelap atau kehitaman. Namun, kondisi serupa dapat terjadi jika seseorang mengonsumsi tablet zat besi.

6. Lelah dan Sesak Napas

Tanda paling sering dialami oleh pengidap kanker adalah kelelahan yang luar biasa. Hal tersebut disebabkan oleh jumlah sel darah merah yang berkurang (anemia) sehingga jantung dan paru-paru tidak mendapatkan oksigen yang cukup.

Perlu digarisbawahi, tanda-tanda kanker perut bukan dugaan yang diambil tanpa adanya pemeriksaan medis terlebih dahulu. Bila gangguan pencernaan dan mulas berlangsung setiap hari selama tiga minggu atau lebih laporkan kepada dokter untuk diberikan penanganan terbaik.



Simak Video "Dokter Spesialis Sebut Mag Tak Menyebabkan Kematian"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT