7 Tanda-tanda Kanker Mata, Waspadai Benjolan dan Nyeri di Kelopak!

ADVERTISEMENT

7 Tanda-tanda Kanker Mata, Waspadai Benjolan dan Nyeri di Kelopak!

Fadilla Namira - detikHealth
Kamis, 29 Sep 2022 06:30 WIB
Asian, Indian young woman rubbing her eye and holding eyeglasses. She is suffering with aching eyes while working long hours on computer at home.
Tanda-tanda Kanker Mata (Foto: iStock)
Jakarta -

Kanker mata adalah salah satu jenis kanker langka yang berasal dari pertumbuhan sel-sel atau jaringan abnormal pada mata. Umumnya, tanda-tanda kanker mata tidak muncul di stadium awal sehingga tanpa sadar pengidapnya memiliki penyakit ganas ini.

Dikutip dari Medical News Today, sel kanker yang dimulai di struktur mata disebut kanker intraokular primer, sedangkan hasil dari penyebaran kanker di area lain dikenal sebagai kanker intraokular sekunder.

Selain itu, perubahan DNA dapat mengaktifkan onkogen. Jenis gen ini membantu sel kanker menyebar dan mematikan senyawa penekan tumor. Akibatnya, sel-sel sehat tumbuh secara tak terkendali dan lambat laun bisa membentuk tumor ganas.

Ada beberapa jenis kanker mata yang dilaporkan terjadi di dunia, termasuk melanoma mata, karsinoma sel skuamosa, limfoma intraokular, dan retinoblatoma yang kerap diidap anak-anak. Namun, melanoma mata jadi jenis yang paling umum karena memengaruhi bola mata secara langsung di bagian uveal, konjungtiva, ataupun kelopak mata.

Tanda-tanda Kanker Mata

Dikutip dari National Health Service (NHS UK), kanker mata tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas dan hanya dapat diketahui selama tes mata rutin. Laporkan kepada dokter bila mengalami kemungkinan tanda-tanda kanker mata berikut ini:

  1. Pandangan tidak jelas, seperti melihat bayangan, kilatan cahaya, atau garis yang goyang.
  2. Penglihatan kabur.
  3. Noda hitam di mata semakin besar.
  4. Buta parsial atau permanen.
  5. Timbulnya tonjolan pada salah satu mata.
  6. Benjolan di kelopak mata kian membengkak.
  7. Rasa sakit di sekitar mata Anda, tetapi tanda ini jarang terjadi.

Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh gangguan mata yang lebih ringan. Jadi, belum tentu penyakit kanker. Dokter akan menganjurkan tes oftalmoskopi, USG, ataupun angiografi fluoresen untuk memastikan diagnosis dan penyebabnya.

Walaupun jarang dilaporkan di Indonesia, tidak salahnya melakukan pencegahan tanda-tanda kanker mata dengan membatasi paparan sinar matahari yang intens dengan memakai topi atau tabir surya di area wajah.

Selain itu, American Cancer Society menyarankan masyarakat untuk memakai kacamata hitam yang dilapisi pelindung UV saat berada di bawah sinar matahari yang kuat. Walaupun tidak ada bukti hubungan antara sinar matahari dan sel kanker, beberapa dokter percaya bahwa cara ini mengurangi risiko kanker mata.



Simak Video "Benarkah Makanan Tertentu Bisa Picu Kanker Payudara?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT