'Rehan Baik' Ternyata Pria di Mimpi Intan Lembata, Kok Bisa Bikin Baper Berat?

ADVERTISEMENT

'Rehan Baik' Ternyata Pria di Mimpi Intan Lembata, Kok Bisa Bikin Baper Berat?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kamis, 29 Sep 2022 15:40 WIB
Intan Lembata saat ditemui di kawasan Trans TV.
Foto: Febriyantino/detikHOT
Jakarta -

Viral sepotong lirik 'begitu sulit lupakan Rehan' yang dinyanyikan oleh selebgram Intan Lembata. Ia mengaku, Rehan yang dipuja-pujanya merupakan sosok yang ia temui dalam mimpi. Lantas dalam medis, kenapa sosok yang ditemui dalam mimpi bisa melekat begitu kuat hingga memicu rasa suka dan memuja?

"Dia itu rambutnya keriting, memang laki, dan romantis dalam mimpi aku, manja-manjain aku. Halusinasiku tuh benar-benar nyata. Nggak tinggi, putih, kayak laki-laki pada umumnya (sosok Rehan)," beber Intan dalam kanal YouTube Angga Candra, dikutip dari detikHot, Kamis (29/9/2022).

Pakar kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran, dr Andreas Prasadja atau yang akrab biasa disapa 'dr Ade' menjelaskan, mimpi saat tidur disebut sebagai tahap tidur R (Rapid Eye Movement). Pada tahap tersebut, mata bergerak-gerak secara cepat. Kemudian, mimpi bekerja dengan cara 'memanggil' memori baik yang pernah terjadi dalam jangka waktu dekat maupun jauh.

"Karakteristik mimpi itu dia memanggil memori secara acak. Jadi kita nggak bisa tebak memori yang diambil ini dari mana, mungkin kalau dalam bentuk sosok yang sangat vivid atau jelas, itu mungkin saja diambil dari memori jangka panjang (atau) jangka pendek. Mungkin dari film, dari karakter mana, bisa dari mana saja," terangnya pada detikcom, Kamis (29/9).

Kenapa Bisa Melihat Seseorang Terus-menerus dalam Mimpi?

Meski mimpi terbangun dari memori, dr Ade menjelaskan, emosi yang muncul dalam mimpi adalah nyata. Hal itulah yang menyebabkan pada banyak kasus, seseorang menangis saat bangun dari tidur dengan mimpi yang menyedihkan. Atau pada kasus Intan, sosok 'Rehan' begitu menyenangkan sampai-sampai terbayang saat bangun tidur.

Juga karena timbul perasaan senang, maka sosok yang ditemui dalam mimpi bisa muncul berkali-kali.

"Muatan emosinya kan nyata. Setiap malam orang bermimpi empat sampai enam kali, cuma bangun bisa ingat dan bisa nggak. Ini yang membedakan. Kalau ingat, itu karena berkesan, jatuh cinta, senang. Kemudian bisa pada saat-saat tertentu ketemu lagi karena berkesan. Kalau nggak berkesan ya nggak mungkinlah muncul lagi dengan memori yang sama," pungkas dr Ade.



Simak Video "Kata Psikolog soal Usia Muda Rentan Terjerat Love Bombing"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT