DKI Catat 734 Kasus, Ini Sebaran 1.857 Kasus COVID-19 Baru RI 30 September

ADVERTISEMENT

DKI Catat 734 Kasus, Ini Sebaran 1.857 Kasus COVID-19 Baru RI 30 September

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Jumat, 30 Sep 2022 17:12 WIB
Naiknya kasus COVID-19 akhir-akhir ini berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah tes swab antigen maupun PCR. Masyarakat ramai-ramai untuk dites swab.
Tes PCR. Foto: Amdhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Indonesia mencatat sebanyak 1.857 kasus baru COVID-19, Jumat (30/9/2022). Kasus aktif kini sebanyak 17.594 kasus.

DKI Jakarta kini menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 734. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 342 kasus, kemudian Jawa Timur dengan total 206 kasus.

Detail perkembangan virus Corona, Jumat (30/9):

  • Pasien positif bertambah 1.857 menjadi 6.431.624
  • Pasien sembuh bertambah 2.601 menjadi 6.255.918
  • Pasien meninggal bertambah 19 menjadi 158.112

Tercatat sebanyak 66.466 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 4.393.

Berikut sebaran Corona di Indonesia, Jumat (30/9):

  • DKI Jakarta: 734 kasus
  • Jawa Barat: 342 kasus
  • Jawa Timur: 206 kasus
  • Banten: 132 kasus
  • Jawa Tengah: 92 kasus
  • Sumatera Utara: 34 kasus
  • Sulawesi Utara: 32 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 31 kasus
  • Sulawesi Selatan: 29 kasus
  • Bali: 28 kasus
  • Kalimantan Timur: 27 kasus
  • DI Yogyakarta: 25 kasus
  • Lampung: 18 kasus
  • Sumatera Selatan: 16 kasus
  • Aceh: 12 kasus
  • Sumatera Barat: 12 kasus
  • Kalimantan Barat: 12 kasus
  • Papua: 10 kasus
  • Sulawesi Tengah: 9 kasus
  • Kepulauan Riau: 8 kasus
  • Riau: 7 kasus
  • Papua Barat: 7 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 6 kasus
  • Sulawesi Barat: 6 kasus
  • Bangka Belitung: 4 kasus
  • Jambi: 3 kasus
  • Bengkulu: 3 kasus
  • Kalimantan Tengah: 3 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 3 kasus
  • Kalimantan Utara: 2 kasus
  • Gorontalo: 2 kasus
  • Kalimantan Selatan: 1 kasus
  • Maluku: 1 kasus
  • Maluku Utara: 0 kasus


Simak Video "Seputar Temuan Virus Mirip Covid-19 pada Kelelawar di China Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT