Baim Wong Bikin Netizen Ngamuk Gegara Prank KDRT, Psikolog Soroti Ini

ADVERTISEMENT

Baim Wong Bikin Netizen Ngamuk Gegara Prank KDRT, Psikolog Soroti Ini

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Minggu, 02 Okt 2022 16:30 WIB
Baim Wong soal Citayam Fashion Week
Baim Wong. Foto: Ahsan/detikHOT
Jakarta -

Baim Wong kembali membuat netizen geram akibat memposting konten prank dengan isu Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Video berjudul 'Baim KDRT, Paula Jalani Visum. Nonton sebelum di-Takedown' akhirnya dihapus setelah netizen memberikan beragam komentar pedas.

Konten video tersebut berisi Baim yang mengajak Paula untuk melakukan prank, dengan berpura-pura menjadi korban KDRT. Korban prank konten tersebut ditujukan untuk mengerjai anggota polisi.

"KDRT bukan bercandaan! Di mana hati nurani kalian! Demi konten kalian menggadaikan rasa simpati dan empati kalian," tulis salah satu netizen yang berkomentar.

Terlepas dari kasus tersebut, psikolog Ni Made Diah Ayu Anggreni, MPsi, menjelaskan meski prank merupakan permainan, namun perlu memperhatikan juga norma sosial yang berlaku. Untuk hal-hal yang melanggar hak pribadi dan tidak berperikemanusiaan tidak diperbolehkan.

"Atau prank melibatkan kekerasan fisik, seperti mengikat mata ataupun tangan dengan kencang hingga menyakiti orang bersangkutan," papar Ayu beberapa waktu lalu.

Ayu juga menekankan untuk memastikan aman tidaknya konten prank. Pilih yang aman dan tidak membahayakan baik secara fisik, verbal, dan psikologis.

Disebut tidak aman dan membahayakan bila dapat melukai, menyakiti, merugikan, reaksi emosi negatif yang sangat hebat (tantrum, kemarahan meledak, guncangan emosi hebat, kesedihan yang amat sangat), menyebabkan trauma dan gangguan psikologis atau bahkan sampai bisa membahayakan nyawa seseorang.

"Perhatikan juga situasi kondisi tempat dan lingkungan ketika melakukan prank. Prank yang dilakukan di publik akan lebih beresiko karena sulit untuk mengendalikan faktor-faktor eksternal (dari luar) di lingkungan yang bisa turut berdampak pada orang yang di-prank. Misalnya saja: mengambil kunci (mematikan stop kontak) motor teman ketika sedang menunggu di lampu merah," pungkasnya.



Simak Video "Mengenal Siklus KDRT, Polanya Terjadi Berulang"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT