Obgyn Tanya Status Menikah, Wajar atau Nggak Ngenakin?

ADVERTISEMENT

Pro-Kontra

Obgyn Tanya Status Menikah, Wajar atau Nggak Ngenakin?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kamis, 06 Okt 2022 20:27 WIB
Mature patient discussing with female doctor. Medical professional listening to woman. They are sitting at desk in office.
Obgyn kerap bikin tak nyaman dengan pertanyaan tentang status pernikahan (Foto: Getty Images/Portra)
Jakarta -

Topik mengenai status pernikahan yang ditanyakan oleh dokter obgyn menjadi perbincangan hangat di lini masa media sosial. Ada yang menganggap wajar-wajar saja tapi ada juga yang menilai pertanyaan tersebut tidak pantas dilontarkan karena menyangkut privasi pasien.

Terkait hal tersebut, Sekjen Perhimpunan Dokter Obstetri-Ginekologi Indonesia (POGI) dr Budi Wiweko, SpOG, mengatakan status pernikahan pasien terkait dengan jenis tindakan dan diagnosis yang diberikan oleh dokter.

Dalam hal ini, status pernikahan erat kaitannya dengan aktivitas seksual. Pasien yang sudah menikah dianggap sudah aktif secara seksual sehingga tindakan yang diberikan berbeda dengan pasien yang belum menikah.

"Tugas kami bukan untuk ngepoin pasien, ke obgyn kan memang tujuannya untuk menanyakan (keluhan). Kalau nggak suka (pertanyaannya), nggak usah dijawab," kata dr Budi saat berbincang dengan detikcom, Kamis (6/10/2022).

Lebih lanjut, dr Dinda Derdameisya, SpOG menyampaikan pertanyaan 'sudah menikah, belum?' oleh tenaga medis sebenarnya bertujuan untuk mengetahui aktif tidaknya pasien secara seksual untuk memilih tindakan yang cocok diberikan ke pasien. Kebanyakan dokter memilih bertanya dengan kalimat tersebut alih-alih secara gamblang menanyakan aktif secara seksual atau tidak.

"Atas dasar kesopanan, dokter lebih memilih bertanya sudah menikah atau belum dibandingkan aktif secara seksual. Tapi ini kembali lagi dari penerima pertanyannya," tutur obgyn yang berpraktik di RSIA Brawijaya Saharjo ini.

Bagaimana menurut detikers, apakah pertanyaan 'sudah menikah' oleh obgyn wajar-wajar saja atau nggak ngenakin? Tulis di kolom komentar ya!



Simak Video "Ini Kata Psikolog Forensik Soal Dugaan Kasus 'Colak-colek' Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT