Ditanya Status Pernikahan Saat Periksa Obgyn, Buat Apa Sih? Ini Penjelasannya

ADVERTISEMENT

Ditanya Status Pernikahan Saat Periksa Obgyn, Buat Apa Sih? Ini Penjelasannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kamis, 06 Okt 2022 13:56 WIB
Close up of doctor and  patient  sitting at the desk near the window in hospital
Ilustrasi konsultasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/andrei_r)
Jakarta -

Media sosial diramaikan dengan pembahasan mengenai status pernikahan yang ditanyakan oleh dokter obgyn saat ingin melakukan kontrol. Banyak warganet yang ingin tahu, sebenarnya apa tujuan dokter menanyakan status pernikahan pasien?

Sekjen POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia) dr Budi Wiweko, SpOG, mengatakan 'sudah menikah, belum?', lumrah ditanyakan oleh dokter kandungan. Dalam pemeriksaan reproduksi, tenaga kesehatan memang harus mengetahui status pasien karena terkait dengan tindakan atau diagnosis yang akan ditegakkan.

"Misal perempuan datang dengan kista, dia nyeri saat menstruasi. maka pengobatannya akan berbeda pada pasien blm menikah dibandingkan sudah menikah," kata dr Iko, sapaannya.

"Status itu akan membedakan bagaimana nanti penanganan pasiennya," tambah dr Budi.

Dalam hal ini, status pernikahan berkaitan dengan aktivitas seksual. Pasien yang sudah menikah dianggap aktif secara seksual, dan tindakan yang diberikan akan berbeda dengan pasien yang tidak aktif secara seksual karena berkaitan dengan kultur tertentu, utamanya terkait virginitas.

Pertanyaan status pernikahan ini juga erat kaitannya dengan prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan dokter. Spesialis obgyn dr Damar Prasmusinto dari RSIA Brawijaya Antasari mengatakan salah satu proses pemeriksaan umum oleh obgyn untuk memeriksa pasien adalah dengan spekulum, alat yang menyerupai cocor bebek untuk membuka vagina dan mengambil sampel.

Pada pasien yang belum menikah dan tidak aktif secara seksual, spekulum tidak akan dilakukan.

"Masih erat kaitannya sama kultur, ya. Kalau obgyn kan periksa spekulum dan periksa dalam. Kalau misalnya belum menikah, kita nggak lakukan itu," beber dr Damar.



Simak Video "Pernikahan Sepupu dari Sudut Pandang Medis"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT