Tak Semua Nyaman Ditanya Status Nikah, Obgyn Boleh Lho Ganti Pertanyaan

ADVERTISEMENT

Tak Semua Nyaman Ditanya Status Nikah, Obgyn Boleh Lho Ganti Pertanyaan

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jumat, 07 Okt 2022 08:39 WIB
Mature patient discussing with female doctor. Medical professional listening to woman. They are sitting at desk in office.
Foto: Getty Images/Portra
Jakarta -

Linimasa Twitter kini diramaikan perdebatan perihal perlu atau tidak seorang dokter kandungan menanyakan pasien sudah menikah atau belum. Seiring warganet yang bersikeras pertanyaan tersebut tak perlu dilontarkan, ada juga yang menjelaskan bahwa pertanyaan tersebut merupakan bagian dari prosedur medis.

Spesialis kebidanan dan kandungan dr Dinda Derdameisya, SpOG meluruskan, sebenarnya awal mulanya pertanyaan sudah-belum menikah bertujuan melihat pasien aktif seksual atau tidak. Keterangan tersebut juga nantinya berkaitan dengan data rumah sakit.

"Saya akan lebih menanyakan apakah aktif secara seksual atau tidak. Tapi kembali lagi, semua data pencatatan di rumah sakit, ya menikah atau tidak menikah. Tapi saya pribadi, bukan nanya nona atau nyonya lagi. Saya akan menanyakan 'sexually active' atau tidak," jelasnya pada detikcom, Kamis (6/10/2022).

dr Dinda menegaskan, pertanyaan terkait keaktifan seksual berkaitan dengan prosedur pemeriksaan. Walhasil, ia tidak menanyakan apakah pasien sudah menikah atau belum. Terlepas dari status pernikahan, yang penting adalah pasien aktif berhubungan seksual atau tidak.

"Karena saya bekerja di rumah sakit yang istilahnya banyak orang tersinggung kalau ditanya status pernikahannya, saya biasa langsung straight forward, tapi tidak membuat pasien merasa tidak nyaman. Saya menanyakan langsung saja karena memang pertanyaan itu sangat penting untuk pemeriksaan saya," jelas dr Dinda.

NEXT: Kenapa banyak obgyn tetap menanyakan status nikah?



Simak Video "Viral Konten TikTok Dokter soal Pasien Minta Aborsi yang Dinilai Julid"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT