Ini Efeknya Jika Kebanyakan Share Konten Anak di Medsos

ADVERTISEMENT

Ini Efeknya Jika Kebanyakan Share Konten Anak di Medsos

Ayunda Septiani - detikHealth
Selasa, 11 Okt 2022 18:35 WIB
Jakarta -

Psikolog klinis dari Ohana Space, Monica Sulistiawati, MPsi mengungkap risiko di balik pembuatan konten anak secara berlebihan. Tren berbagi konten anak belakangan ramai disebut 'sharenting'. Tujuan utamanya tidak lain untuk membagikan pola asuh anak dan keseharian mereka.

Namun, Monica mewanti-wanti sang anak bisa saja berakhir tidak memiliki kepercayaan diri akibat kebiasaan orangtua merekam kesehariannya. Salah satu cirinya bisa dilihat saat kepribadian anak berbeda di depan banyak orang.

"Kalau melakukan pembuatan konten secara berlebihan, dengan bantuan orang lain, tidak semua anak merasa nyaman hidupnya dipublikasikan walaupun masih anak kecil, contoh paling gampang ketika kita melihat tetangga, keponakan, atau anak kita misalnya di rumah ceria kalau lagi komunikasi dengan jumlah orang sedikit heboh ceria," gambarnya dalam program e-Life detikcom Jumat (7/9/2022).

"Tapi begitu misalkan masuk ke dalam jumlah yang lebih banyak, dia jadi diem, kalau naik panggung dia malu, karena tidak semua anak percaya diri di depan orang banyak termasuk ketika ada orang lain yang merekam dia," sambungnya.

Ia melanjutkan, sang anak bisa jadi merasa malu saat mengetahui video soal dirinya dilihat oleh lebih banyak orang. Alangkah baiknya, membatasi intensitas merekam atau membuat konten video anak agar tumbuh kembangnya berjalan baik.

"Kemudian apalagi dia tahu ternyata videonya dia dilihat oleh banyak orang itu bisa berdampak pada kepercayaan diri dia, self esteem dia, konsep diri dia itu bisa berdampak," lanjutnya.

"Anak-anak itu belajar paling tepat dengan mengamati orang-orang di sekitarnya, dengan cara meniru, jadi kalau mereka lihat orang sekitarnya berbicara dengan handphone, dikit-dikit mengeluarkan handphone, memvideo-call, ya dia akan belajar seperti itu, interaksinya ke gadget, ke benda mati, bukan ke real person," wanti-wantinya.

(ayd/mjt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT