India Ketar-ketir Hadapi Pandemi Tersembunyi, Banyak Warga Kebal Antibiotik

ADVERTISEMENT

India Ketar-ketir Hadapi Pandemi Tersembunyi, Banyak Warga Kebal Antibiotik

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kamis, 13 Okt 2022 10:56 WIB
Antibiotik
Ilustrasi antibiotik. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Ridofranz)
Jakarta -

India dihantui pandemi 'tersembunyi' resisten atau kebal antibiotik. Pasalnya, baru-baru ini sejumlah dokter berjuang melawan seribuan kasus infeksi superbug yang kebal antibiotik.

Dikutip dari BBC, resistensi antibiotik terjadi ketika bakteri berubah dari waktu ke waktu sehingga obat yang seharusnya menyembuhkan infeksi tak lagi efektif. Rupanya, resistensi antibiotik semacam ini sudah menyebabkan 1,27 juta kematian di dunia per 2019, berdasarkan laporan jurnal The Lancet.

Antibiotik yang semula dianggap sebagai garis pertahanan pertama melawan infeksi parah, sama sekali tidak efektif mengobati sebagian besar kasus ruam infeksi superbug. Laporan baru pemerintah India mengungkap bagaimana resistensi antibiotik lebih buruk dari apa yang diperkirakan.

Para ahli melakukan pengujian di RS Kasturba, India, untuk mengetahui antibiotik mana paling efektif dalam mengatasi lima bakteri patogen utama. Temuannya, nyaris sebagian besar obat tidak efektif melawan patogen tersebut.

Patogen yang dianalisis adalah E.coli (Escherichia coli), umum ditemukan di usus manusia dan hewan setelah konsumsi makanan yang terkontaminasi. Klebsiella pneumoniae, yang dapat menginfeksi paru-paru menyebabkan pneumonia, dan darah, memotong kulit dan lapisan otak menyebabkan meningitis. Kemudian, Staphylococcus aureus yang mematikan, bakteri bawaan makanan yang dapat ditularkan melalui droplet atau aerosol.

Dokter mengungkap beberapa antibiotik utama kurang dari 15 persen efektif dalam mengobati infeksi yang disebabkan oleh patogen ini. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah munculnya patogen resisten terhadap banyak obat yang disebut Acinetobacter baumannii, infeksi yang menyerang paru-paru sehingga pasien perlu menggunakan alat bantu hidup di unit perawatan kritis.

Pandemi tersembunyi

Sebuah laporan baru oleh Dewan Riset Medis India (ICMR) mengatakan resistensi terhadap kelas antibiotik kuat yang disebut carbapenem, mengalahkan sejumlah patogen, telah meningkat hingga 10 persen hanya dalam satu tahun saja. Laporan ini mengumpulkan data tentang resistensi antibiotik dari 30 rumah sakit pemerintah dan swasta setiap tahun.

Next: kondisi mengkhawatirkan

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT