Eks Menkes Soal Risiko Keseringan Pakai Soflens: Kalau Jorok, Mata Borok

ADVERTISEMENT

Eks Menkes Soal Risiko Keseringan Pakai Soflens: Kalau Jorok, Mata Borok

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kamis, 13 Okt 2022 16:01 WIB
Prof Dr dr Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek
Prof Dr dr Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek. (Foto: detikhealth/Sarah Oktaviani Alam)
Jakarta -

Kontak lens atau softlens kerap dipakai dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan fungsi penglihatan. Ini biasanya digunakan sebagai alternatif dari kacamata.

Namun, sebagian orang mungkin tidak terlalu memperhatikan cara yang tepat dalam penggunaan kontak lens. Sebenarnya, apa yang harus diperhatikan jika menggunakan kontak lens?

Ahli oftalmologi Prof Dr dr Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM(K), mengatakan kontak lens boleh digunakan dan aman. Namun, ada hal-hal yang harus diperhatikan, terutama dari segi kebersihannya.

"Ini kalau kamu jorok, jangan pakai kontak lens. Karena ada waktu-waktu kontak lens ini harus dibuka, dicuci, dan dipasang lagi," kata Prof Nila saat ditemui di Hotel Shangri La, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2022).

"Boleh pakai, tapi harus tahu aturan," sambungnya.

Bagaimana Jika Dipakai Sampai Tidur?

Prof Nila menegaskan kontak lensa harus dibuka saat tidur. Sebab, jika tidak dilepas bisa mengganggu asupan oksigen ke kornea mata.

Dampaknya, bisa membuat mata mengalami iritasi hingga mengganggu fungsi penglihatan.

"Begitu kamu ketiduran dengan kontak lens, itu kan nempel dia ga ada oksigenisasinya atau bernapas. Selain itu, jika ada sedikit saja bakteri masuk di antara celah kornea dan kontak lens, terbuka dikit saja, bisa memicu borok (luka) di kornea," jelasnya.



Simak Video "Tips Menjaga Kesehatan Mata Agar Tak Cepat Lelah"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT