RI Sudah Catat 152 Kasus, Separah Apa Kondisi Pasien Gangguan Ginjal Misterius?

ADVERTISEMENT

RI Sudah Catat 152 Kasus, Separah Apa Kondisi Pasien Gangguan Ginjal Misterius?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Minggu, 16 Okt 2022 16:33 WIB
Ilustrasi anak sedang dirawat di rumah sakit
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Indonesia kini dihebohkan temuan kasus gangguan ginjal akut misterius yang kini telah mencapai 152 kasus. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan, beberapa dari total pasien tersebut mengalami ginjal pulih total. Beberapa lainnya menjalani terapi intensif selama beberapa bulan perawatan.

"Pada pasien yang sudah sembuh kami melihat bahwa fungsi ginjalnya mayoritas pulih total, jadi tidak lagi ada terapi dalam jangka panjang. Butuh waktu mungkin satu sampai tiga bulan untuk pemulihan," ungkap Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K) dalam konferensi pers virtual, Jumat (14/10/2022).

"Jadi ketika ada pasien sudah pulang dari rumah sakit tapi masih menjalani terapi itu ada. Kemudian pemulihan di atas tiga bulan, ada yang masih tiga bulan masih menjalani terapi intensif. Tapi sudah rawat jalan," sambungnya.

Efek Bisa Merembet pada Organ Tubuh Lain

Dalam kesempatan sebelumnya, dr Eka juga sempat menjelaskan bahwa pada pasien-pasien gangguan ginjal akut misterius, terjadi komplikasi pada organ tubuh selain ginjal. Di antaranya penggumpalan darah yang berlebihan.

Namun hingga laporan terakhirnya, belum ada simpulan terkait penyebab kasus tersebut mengacu pada investigasi yang sudah dijalankan.

"Ketika kami melakukan pemeriksaan secara mendetail laboratorium dan kami mengamati gejala klinisnya dalam perjalanannya di rumah sakit, mereka ini sebenarnya mengalami apa yang kami sebut dengan peradangan di banyak organ. Ada tanda-tanda peradangan di hatinya juga, kemudian ada juga gangguan dalam sistem darahnya," jelasnya dalam konferensi pers, Selasa (11/10).

"Jadi memang sepertinya ini bukan hanya melibatkan organ ginjal, meskipun manifestasi awalnya memang semuanya itu di ginjal. Tapi yang kita dapatkan adalah sebetulnya terjadi ada keterlibatan organ-organ lain. Kami melihat anak-anak ini pada perjalanannya terjadi penurunan kesadaran," pungkas dr Eka.



Simak Video "10 Wilayah RI dengan Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Terbanyak"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT