Lesti Cabut Laporan KDRT, dr Sonia Wibisono Sarankan Rizky Billar ke Psikolog

ADVERTISEMENT

Lesti Cabut Laporan KDRT, dr Sonia Wibisono Sarankan Rizky Billar ke Psikolog

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Senin, 17 Okt 2022 10:07 WIB
Sonia Wibisono
dr Sonia Wibisono. (Foto: Muhammad Ridho)
Jakarta -

Sonia Wibisono, publik figur sekaligus dokter yang menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Indonesia ikut bersuara atas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa Lesti Kejora. Ia menyarankan Rizky Billar sesegera mungkin mendapatkan pendampingan kejiwaan dari psikolog atau psikiater.

Hal ini menurutnya ditujukan agar Rizky memiliki emosi yang stabil dalam beberapa waktu ke depan.

"Rizky sebaiknya terapi ke psikolog atau psikiater mungkin dengan hipnoterapi. Dan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Selama terapi harus diawasi apabila ada kekambuhan emosi yang tidak terkendali," pesan dia dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Senin (17/10/2022).

dr Sonia juga ikut khawatir terkait trauma yang bisa saja menimpa Lesti. Bahkan, trauma tersebut bisa juga terjadi pada anak yang melihat tindakan KDRT di dalam rumah.

Menurutnya, munculnya pro dan kontra terkait laporan KDRT Lesti Kejora yang belakangan dicabut hingga berujung damai wajar terjadi.

"Pasti akan ada pro dan kontra. Yang pro memaafkan karena kasihan ayah dari anak lesti kalau sampai masuk penjara. Yang kontra memaafkan karena menganggap Rizky tidak akan pernah berubah kasar karena riwayat kekasaran di masa lampau," sebut dia.

Menurutnya, kasus KDRT begitu kompleks. Kebanyakan dari mereka bisa melakukan hal tersebut berdasarkan masalah inner child. Misalnya, pernah mendapatkan perlakuan keras dari orangtua di masa kecil, menyaksikan KDRT di depan mata, atau tak mendapat cukup perhatian.

"Kondisi ini cukup kompleks. Terkadang, troubled inner child ini tidak terlihat hingga seseorang memiliki pasangan. Bisa saja mereka terlihat baik-baik saja namun ketika memiliki pasangan, justru memperlakukan pasangan dengan kasar," komentarnya.



Simak Video "Penting Diketahui! Ini Tips Melawan Perilaku KDRT"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT