Hari Osteoporosis Sedunia: Tema 2022, Sejarah, dan Twibbon

ADVERTISEMENT

Hari Osteoporosis Sedunia: Tema 2022, Sejarah, dan Twibbon

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Rabu, 19 Okt 2022 21:12 WIB
Hand pointing on screen with X-rays of the spine. close up
Hari osteoporosis sedunia (Foto: iStock)
Jakarta -

Hari Osteoporosis Sedunia atau dikenal World Osteoporosis Day (WOD) dirayakan pada tanggal 20 Oktober setiap tahun. Acara perawatan kesehatan global ini diikuti dengan berbagai kampanye kesadaran dan kegiatan untuk mempromosikan diagnosis dini osteoporosis, pengobatan, dan tips pencegahan untuk tulang yang kuat.

Adapun tujuan kampanye ini difokuskan untuk mendorong seseorang mengambil tindakan pencegahan untuk kesehatan tulang hingga menghindari risiko osteoporosis maupun komplikasi terkait di masa depan.

Dikutip dari Pace Hospital, osteoporosis merupakan kondisi medis ketika tulang menjadi sangat lemah dan rapuh. Biasanya tak ada gejala apapun kecuali patah tulang terjadi. Dalam kasus osteoporosis, tulang menjadi sangat rapuh sehingga seseorang rentan mengalami patah tulang akibat jatuh ringan, terbentur, atau gerakan tiba-tiba.

Kondisi ini lebih banyak dialami oleh lanjut usia (lansia). Juga, merupakan salah satu penyebab paling umum dari patah tulang pada orang tua. Karena sifat asimtomatik dari kelainan tulang ini, sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang untuk mencegah komplikasi yang berhubungan dengan patah tulang.

Secara global, diperkirakan 1 dari 3 wanita dan 1 dari 5 pria berusia 50 tahun mengidap patah tulang osteoporosis, menjadikannya salah satu penyebab utama rasa sakit yang mematikan dan kecacatan jangka panjang pada orang lanjut usia. Juga, karena infrastruktur kesehatan yang buruk, fasilitas, aksesibilitas, dan kurangnya kesadaran, hanya 20 persen pasien dengan osteoporosis yang didiagnosis atau dirawat.

Tema Hari Osteoporosis Sedunia 2022

Tema Hari Osteoporosis Sedunia pada tahun 2022 adalah "Step Up For Bone Health", bertujuan mendorong masyarakat di seluruh dunia untuk memeriksa kepadatan tulang dan status kesehatan tulang secara teratur (terutama orang yang berusia di atas 50 tahun), serta menanamkan gaya hidup sehat untuk memperkuat kesehatan tulang.

Selain itu, tema "Step Up For Bone Health" juga mengimbau seluruh organisasi kesehatan global dan pembuat kebijakan untuk menciptakan peluang yang lebih baik dan fasilitas yang dapat diakses bagi semua orang, demi memanfaatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat waktu guna mencegah osteoporosis dan komplikasinya.

Sejarah Hari Osteoporosis Sedunia

Hari Osteoporosis Sedunia pertama kali diperingati pada tanggal 20 Oktober 1996, yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Osteoporosis Nasional Inggris bekerjasama dengan Komisi Eropa. Kemudian pada tahun 1997 International Osteoporosis Foundation (IOF) menyelenggarakan World Osteoporosis Day (WOD).

Sejak awal, Berbagai organisasi telah mendukung hari itu, dan pada tahun 1998 dan 1999, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mensponsori hari tersebut dengan maksud untuk meningkatkan kesadaran akan osteoporosis dan penyakit tulang metabolik. Pada tahun 1999, Hari Osteoporosis Sedunia diperingati dengan tema khusus untuk pertama kalinya, dan tema tahun 1999 adalah "Deteksi Dini".

Twibbon

Selain mempromosikan pentingnya kesadaraan dini terkait kondisi osteoporosis, kamu juga bisa merayakannya dengan memasang twibbon lucu yang sudah detikcom kumpulkan. Berikut link twibbon yang bisa digunakan.



Simak Video "Leukemia Jadi Kasus Kanker Tertinggi pada Anak, Kenali Gejalanya!"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT