BPOM RI Pastikan 'Sampo Kering' Dove Cs yang Bisa Picu Kanker Tak Terdaftar di RI

ADVERTISEMENT

BPOM RI Pastikan 'Sampo Kering' Dove Cs yang Bisa Picu Kanker Tak Terdaftar di RI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 25 Okt 2022 14:01 WIB
Jakarta -

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI, Reri Indriani menekankan dry shampoo Dove hingga TRESemme yang ditarik di Amerika Serikat (AS) lantaran mengandung benzena, berisiko kanker, tidak terdaftar di Indonesia. Meski begitu, pihaknya tetap melakukan pengawasan intensif terkait kosmetik termasuk personal care.

Terlebih dalam dua tahun terakhir, pelaku usaha kosmetika tercatat meningkat 11 persen. Reri kini mengupayakan dan mendorong produksi kosmetik berbahan alami, bebas dari zat kimia berbahaya.

"Jadi memang BPOM melakukan pendekatan dua sisi, pertama dari sisi demand, edukasi ke masyarakat, terkait produk yang aman dipakai, misalnya temuan seperti kemarin kosmetik mengandung pewarna tekstil yang seharusnya tidak digunakan," bebernya saat ditemui di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2022).

"BPOM RI juga pro aktif mengawal produk yang beredar dari mulai pre market hingga post market demi keamanan masyarakat," sambung dia.

Unilever menemukan sedikitnya produk sampo kering aerosol merek Dove, Nexxus, Suave, TIGI, hingga Tresemme di Amerika Serikat (AS). Temuan tersebut dikaitkan dengan adanya bahan kimia yang memicu kanker yaitu benzena. Berbahaya jika terhirup hingga mengenai kulit.

"Produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia, " tegas Reri.

(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT