Daftar Baru BPOM 198 Obat Aman Cemaran EG-DEG, Sudah Boleh Dipakai?

ADVERTISEMENT

Daftar Baru BPOM 198 Obat Aman Cemaran EG-DEG, Sudah Boleh Dipakai?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sabtu, 29 Okt 2022 14:04 WIB
Closeup woman pouring medication or antipyretic syrup from bottle to cup. Healthcare, people and medicine concept -
Foto: Getty Images/iStockphoto/spukkato
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) menambahkan daftar baru obat yang aman dari cemaran etilen glikol dan dietilen glikol. Ada 65 tambahan obat sirup, usai sebelumnya teridentifikasi sebanyak 133, sehingga totalnya menjadi 198.

Dikatakan aman lantaran BPOM RI memastikan 198 obat sirup tersebut tidak menggunakan empat pelarut yang rentan tercemar EG dan DEG seperti propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserin/gliserol.

Berarti sudah boleh dipakai lagi?

Namun, Kemenkes RI belum memperbarui surat edaran yang dirilis 24 Oktober 2022, jumlah daftar obat yang aman dikonsumsi masih sebanyak 168 obat. Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi menyebut pihaknya masih membahas daftar baru obat aman dengan para ahli.

"Lagi dikaji tim terpadu," jelas dr Nadia kepada detikcom, Sabtu (29/10/2022).

Terpisah, epidemiolog Pandu Riono dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menanggapi tren kasus gagal ginjal akut misterius yang belakangan menurun usai ada pelarangan atau penyetopan sementara. Terlebih 200 vial baru penawar gagal ginjal juga sudah tiba di Indonesia dan terbukti efektif diberikan pada pasien.

"Tidak perlu ada status KLB gagal ginjal akut, terbukti bahwa tren kasus menurun dan pengobatan telah menekan kematian. Krisis ini diharapkan dapat mendorong perbaikan di semua lini agar tidak terulang lagi," sebut Pandu, dalam akun Twitter pribadinya, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan.

Adapun 198 obat aman dari cemaran EG dan DEG, bisa dibaca DI SINI.



Simak Video "Alasan BPOM Tak Bisa Cek Cemaran EG dan DEG di Obat Sirup"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT