Cinta Laura Burnout Sampai Masuk Rumah Sakit Gegara Capek Kerja

ADVERTISEMENT

Cinta Laura Burnout Sampai Masuk Rumah Sakit Gegara Capek Kerja

Nurul Febian Danari - detikHealth
Senin, 31 Okt 2022 06:30 WIB
Cinta Laura dan Jerome Kurnia saat konferensi pers series Daniel & Nicolette di Jakarta, Rabu, (11/5/2022).
Cinta Laura (Foto: Palevi/detikcom)
Jakarta -

Cinta Laura mengabarkan dirinya sempat mengalami burnout hingga dilarikan ke rumah sakit. Burnout adalah kondisi stres kronis ketika merasa lelah secara fisik, mental, dan emosional dengan pekerjaannya.

Lewat Instagramnya, Cinta Laura mengatakan bahwa kondisinya menurun lantaran ia harus bekerja selama 3 bulan terakhir hingga 18 jam setiap harinya. Tak hanya itu, ia juga mengalami penurunan berat bedan hingga 4,5 kg.

Sang ibu, Herdiana Kiehl menceritakan kondisi putrinya yang baru masuk rumah sakit lagi setelah 16 tahun lalu.

"Sepertinya begitu (ini pertama kali masuk rumah sakit lagi setelah 16 tahun terakhir). Terakhir waktu umur 13 tahun Cinta masuk RS karena operasi usus buntu," kata Herdiana Kiehl kepada detikcom melalui pesan singkat, Selasa (25/10/2022).

Herdiana mengatakan, lantaran kondisinya, Cinta dirawat di rumah sakit selama 3 hari 2 malam.

"Over exhausted atau kecapekan yang melebihi kemampuan badannya. Shooting setiap hari 18-20 jam," kata Herdiana.

Setelah dirawat, kini Cinta Laura sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Jadwalnya yang padat membuatnya harus segera kembali bekerja.

Cinta Laura membagikan kisahnya bekerja di industri hiburan yang begitu keras. Ia juga mengingatkan bahwa bekerja berlebihan itu tak baik bagi kesehatan baik fisik maupun mental.

"I'm just sharing my story and reminding you all that overworking may NOT always be rewarding," tulisnya pada unggahannya di Instagram @claurakiehl.

"When possible, find balance, because you never know how fatigue can change you mentally, emotionally, and physically," tambahnya.

Burnout merupakan salah satu jenis kelelahan yang berkaitan dengan pekerjaan. Kelelahan ini biasanya berkaitan dengan kelelahan secara fisik maupun emosional, sehingga akan berdampak pada hilangnya jati diri.

Dikutip dari Mayo Clinic, berikut beberapa hal yang berkaitan dengan burnout, seperti:

  • Menjadi sinis atau kritis ketika bekerja
  • Terasa sulit ketika akan memulai pekerjaan
  • Lebih mudah tersinggung dan tidak sabar kepada rekan kerja, klien, atau pelanggan
  • Merasa energi terus terkuras ketika memutuskan untuk produktif
  • Merasa kurang puas dan kecewa terhadap pencapaian pribadi
  • Menggunakan obat-obatan tertentu atau alkohol untuk membantu pekerjaan sehari-hari
  • Muncul beberapa masalah kesehatan, seperti sakit kepala, masalah perut, atau masalah lainnya


Simak Video "Quiet Quitting Tren Kerja Seperlunya, Apa Sih Itu?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT