Apa Itu Gangguan Bipolar? Kondisi yang Diidap Selena Gomez

ADVERTISEMENT

Apa Itu Gangguan Bipolar? Kondisi yang Diidap Selena Gomez

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 04 Nov 2022 08:02 WIB
HOLLYWOOD, CALIFORNIA - NOVEMBER 02: Selena Gomez attends 2022 AFI Fest -
Selena Gomez (Foto: Getty Images/Jon Kopaloff)
Jakarta -

Selena Gomez menceritakan bahwa dirinya telah melakukan banyak hal untuk menerima dan mengelola gangguan bipolar yang diidapnya. Bahkan saat diwawancarai oleh Rolling Stone, mantan Justin Bieber ini menyebut tak berencana memiliki anak untuk saat ini lantaran tengah mengonsumsi obat bipolar.

Meskipun demikian, ia berharap suatu hari nanti bisa menjadi orang tua untuk anak-anaknya.

"Bagaimanapun saya ditakdirkan untuk memilikinya, saya akan melakukannya," katanya kepada Rolling Stone, dikutip dari Insider, Jumat (4/11/2022).

Psikiater Fabiano Gomes kepada Insider, mengungkapkan meski seseorang memiliki kemungkinan untuk hamil dan menyusui dengan aman saat minum obat bipolar, namun beberapa obat yang digunakan untuk mengobati gangguan tersebut telah dikaitkan dengan peningkatan risiko cacat lahir.

Apa Itu Gangguan Bipolar?

Dikutip dari Mayo Clinic, gangguan bipolar (bipolar disorder) adalah kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem. Terdapat dua fase atau episode dalam gangguan bipolar, yaitu fase mania atau manik dan fase depresi.

Pada fase manik, pengidapnya terlihat menjadi sangat bersemangat, enerjik, dan bicara cepat. Sedangkan pada fase depresi, pengidapnya akan terlihat sedih, lesu, dan hilang minat terhadap aktivitas sehari-hari.

Adapun penyebab gangguan bipolar masih belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi, seperti:

Perbedaan Biologis. Orang dengan gangguan bipolar tampaknya memiliki perubahan fisik di otak mereka. Pengaruh dari perubahan ini masih belum pasti, namun pada akhirnya bisa membantu menentukan penyebab dari gangguan bipolar yang dialami.

Genetik. Gangguan bipolar lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kerabat tingkat pertama, seperti saudara kandung atau orang tua yang juga mengidap gangguan ini. Para peneliti tengah mencoba untuk menemukan gen yang mungkin terlibat sebagai penyebab dari gangguan bipolar.

Gejala Bipolar

Episode Mania atau Hipomania

Mania dan hipomania adalah dua jenis episode yang berbeda, tetapi mereka memiliki gejala yang sama. Mania lebih parah daripada hipomania dan menyebabkan masalah yang lebih nyata di tempat kerja, sekolah dan kegiatan sosial, serta kesulitan hubungan. Mania juga dapat memicu istirahat dari kenyataan (psikosis) dan memerlukan rawat inap. Berikut gejalanya:

  • Sangat ceria, gelisah, atau tegang
  • Peningkatan aktivitas, energi, atau agitasi
  • Memiliki rasa percaya diri yang berlebihan (euforia)
  • Kebutuhan akan tidur berkurang
  • Banyak bicara yang tidak biasa
  • Keteralihan
  • Pengambilan keputusan yang buruk

Episode Depresi Mayor

Episode depresi mayor mencangkup gejala yang cukup parah, sehingga menyebabkan kesulitan nyata dalam aktivitas sehari-hari, seperti sekolah, pekerjaan, hingga hubungan. Episode ini ditandai dengan lima atau lebih gejala berikut:

  • Suasana hati yang tertekan, seperti perasaan sedih, kosong, putus asa atau menangis (pada anak-anak dan remaja, suasana hati yang tertekan dapat muncul sebagai lekas marah)
  • Kehilangan minat yang nyata atau tidak merasakan kesenangan dalam semua atau hampir semua aktivitas
  • Penurunan berat badan yang signifikan saat tidak berdiet, penambahan berat badan, atau penurunan atau peningkatan nafsu makan (pada anak-anak, kegagalan untuk menambah berat badan seperti yang diharapkan dapat menjadi tanda depresi)
  • Mengalami insomnia atau terlalu banyak tidur
  • Mengalami kegelisahan atau perilaku yang melambat
  • Kelelahan atau kehilangan energi
  • Perasaan tidak berharga atau rasa bersalah yang berlebihan atau tidak pantas
  • Penurunan kemampuan untuk berpikir atau berkonsentrasi, atau keragu-raguan
  • Memikirkan, merencanakan, atau mencoba bunuh diri


Simak Video "Gangguan Bipolar yang Diidap Marshanda Juga Bisa Menyerang Anak-anak"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT