Dokter Sempat Frustasi Tangani Gagal Ginjal Akut: Diberi Obat, Tak Membaik

ADVERTISEMENT

Dokter Sempat Frustasi Tangani Gagal Ginjal Akut: Diberi Obat, Tak Membaik

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 04 Nov 2022 14:00 WIB
Ilustrasi Kenali Gejala Kanker pada Anak, Ketahui Sejak Dini Sebelum Terlambat Bun
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/AgFang
Jakarta -

Kasus gagal ginjal akut di Indonesia sampai saat ini masih belum diketahui penyebab pastinya. Namun, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim B Yanuarso, SpA(K), mengatakan kasus ini sudah terlihat sejak bulan Agustus 2022.

dr Piprim mengatakan saat itu, muncul laporan dari dokter-dokter anak di Indonesia terkait pasien anak yang tidak bisa buang air kecil.

"Jadi, sejak bulan Agustus masing-masing dokter anak di Indonesia melaporkan ada anak yang tiba-tiba tidak ada kencingnya. Padahal sebelumnya dia sehat-sehat saja," jelas dr Piprim dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (2/11/2022).

"Anak-anak ini dominasinya usianya balita, sebelumnya sehat," sambungnya.

Kebanyakan pasien yang datang mengeluhkan gejala seperti demam, gejala saluran cerna, batuk, pilek. Namun, anehnya saat itu tidak ada yang mengalami episode dehidrasi.

Menurut dr Piprim, pasien gagal ginjal akut kebanyakan disebabkan karena kurang cairan atau dehidrasi berat. Tetapi, pada kasus ini tidak ada yang mengalami dehidrasi berat.

Selain itu, kebanyakan pasien juga memiliki riwayat mengkonsumsi obat-obatan. Misalnya seperti obat demam atau obat lain seperti obat batuk dan pilek.

"Kemudian saat datang ke RS rujukan, itu selalu tidak ada kencingnya atau anuria," kata dr Piprim.

"Dan anehnya, anak itu dalam kondisi awalnya bangun kemudian dia dengan cepat mengalami penurunan kesadaran padahal sudah dilakukan cuci darah," lanjut dia.

dr Piprim mengungkapkan para dokter anak sempat cukup frustasi saat itu dalam menghadapi kasus ini. Sebab, pasien justru tidak kunjung membaik setelah melalui prosedur tersebut.

"Pada saat itu kami dokter anak cukup frustasi menghadapi kasus ini karena ini aneh, nggak seperti biasanya. biasanya kalau gagal ginjal akut saja, dilakukan cuci darah anaknya selamat," beber dr Piprim.

"Ini dilakukan cuci darah anaknya malah meninggal," ungkapnya.



Simak Video "WHO Selidiki Obat Sirup yang Akibatkan Gagal Ginjal Akut Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT