Ramai di Medsos, Psikolog Ungkap Alasan Orang Kebelet Punya Pacar Sampai Nyewa

ADVERTISEMENT

Ramai di Medsos, Psikolog Ungkap Alasan Orang Kebelet Punya Pacar Sampai Nyewa

Vidya Pinandhita - detikHealth
Sabtu, 05 Nov 2022 17:01 WIB
tourist in paris at the arch du triomphe
Ilustrasi penjelasan psikolog tentang penyebab orang rela membayar untuk sewa pacar. Foto: Getty Images/iStockphoto/franckreporter
Jakarta -

Belakangan, linimasa Twitter diramaikan tren jasa sewa pacar. Harga dan tawarannya pun beragam. Orang yang menyewa diperkenankan kencan seharian, menghabiskan waktu bersama, hingga foto bersama layaknya pasangan betulan.

Menyoroti fenomena tersebut, psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, SPsi, MSi, Psi, alias 'Nina' menjelaskan sebenarnya jasa sewa pacar ini bukan hal baru. Di luar negeri, hal itu sudah biasa terjadi umumnya bertujuan sebagai bukti validasi agar orang-orang yang 'single' dalam waktu lama terbukti mampu mempunyai pasangan.

"Jadi setahu aku banyak, ini bukan sesuatu yang baru. Dari dulu sudah ada di luar negeri banyak banget. Nah jadi, kenapa kalau dulu-dulu dilakukan kenapa mereka sampai perlu sewa pacar? Karena mereka butuh eksistensi bahwa mereka ini misalnya aku, sudah ada yang tertarik sama mereka," ujarnya saat ditemui detikcom di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (3/11/2022).

"(Orang yang menyewa pacar mencari) validasi bahwa mereka ini orang yang menarik, orang yang sudah ada pegangannya segala macam," ungkap Nina lebih lanjut.

Menurut Nina, sebenarnya wajar-wajar saja jika seseorang ingin memiliki kekasih sebagai teman berbagi dan menjalin relasi yang intim. Justru menurutnya, hal itu merupakan kebutuhan yang sehat.

Namun yang menjadi masalah adalah jika kebutuhan akan pasangan hidup ini berlandaskan sikap tidak percaya diri. Pada kondisi ini, seseorang mungkin merasa dirinya tidak cukup, sehingga tidak bisa mendapatkan pacar sungguhan dan harus menyewa pacar bayaran.

"Mengapa sampai ada pemikiran-pemikiran perlu sampai ada pacar sewaan?Berarti mereka tidak percaya diri bahwa mereka oke dengan dirinya, tanpa harus adanya pacar. Jadi yang perlu di otak-atik adalah rasa percaya dirinya itu bahwa 'you're okay without him or her'," pungkas Nina.



Simak Video "3 Hal Yang Mendorong Seseorang Gunakan Jasa Sewa Pacar"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT