27 Pasien Gagal Ginjal Akut Masih Dirawat di RS, Kemenkes Ungkap Kondisinya

27 Pasien Gagal Ginjal Akut Masih Dirawat di RS, Kemenkes Ungkap Kondisinya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Senin, 07 Nov 2022 17:06 WIB
27 Pasien Gagal Ginjal Akut Masih Dirawat di RS, Kemenkes Ungkap Kondisinya
Kemenkes mengungkap kondisi 27 pasien gagal ginjal akut yang masih dirawat di RS. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/kan2d)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut total kasus gagal ginjal akut pada anak mencapai 324 per Minggu (6/11/2022). Sebanyak 195 di antaranya meninggal dunia dan 102 pasien telah dinyatakan sembuh. Sebanyak 27 pasien masih menjjalani perawatan di rumah sakit.

Juru bicara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril mengungkap kondisi 27 pasien tersebut. Ia mengatakan pasien-pasien tersebut sebagian besar dirawat di ruang ICU dan memerlukan terapi hemodialisa atau cuci darah.

"Jadi, pasien gagal ginjal akut yang di rumah sakit, itu sebagian besar di ruang ICU. Sebagian besar juga itu menggunakan hemodialisa, untuk stadium 3," ungkapnya dalam konferensi pers Update Perkembangan Gangguan Ginjal Akut Pada Anak (AKI) di Indonesia, Senin (7/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenapa Pemulihannya Lama?

Selain itu, dr Syahril juga mengatakan organ tubuh pada anak-anak berbeda dengan orang dewasa dan membutuhkan perawatan khusus. Hal inilah yang membuat perawatan dan pemulihan mereka jauh lebih lama.

"Tentu saja anak ini mempunyai organ tubuh yang tidak seperti orang dewasa, sehingga membutuhkan kekhususan," kata dr Syahril.

ADVERTISEMENT

"Apalagi dengan yang mungkin masuk stadium tiga, sehingga memerlukan pemulihan, memerlukan kesembuhan yang lebih lama," lanjut dia.

Selama perawatan, pasien gagal ginjal akan selalu dipantau kondisinya. Jika sudah menunjukkan adanya perbaikan, pasien akan dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

"Setelah betul-betul sembuh total, tidak ada keluhan lain, tidak ada gangguan produksi urine lagi, maka itu (pasien) dapat dipulangkan," pungkasnya.




(sao/vyp)

Berita Terkait