Awas! COVID-19 Ngegas Lagi, Catat 9 Makanan Pereda Batuk dan Pilek

ADVERTISEMENT

Awas! COVID-19 Ngegas Lagi, Catat 9 Makanan Pereda Batuk dan Pilek

Nurul Febian Danari - detikHealth
Selasa, 08 Nov 2022 06:00 WIB
Ilustrasi Batuk
Mengatasi batuk pilek (Foto: Dok. Shutterstock)
Jakarta -

Batuk pilek adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus pada hidung dan tenggorokan. Penyakit ini tidak berbahaya, namun sangat mengganggu.

Dikutip dari Mayo Clinic, orang dewasa yang sehat bisa terkena batuk pilek dua sampai tiga kali dalam setahun. Sementara bayi dan anak-anak lebih rentan dan sering mengalami batuk pilek.

Batuk pilek biasanya berlangsung selama 7 hingga 10 hari. Penyakit ini termasuk ringan dan tidak membutuhkan perawatan medis. Meskipun begitu, penyakit ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ada beberapa makanan yang dapat membantu meredakan batuk pilek. Dikutip dari beberapa sumber, berikut makanan-makanan yang bisa dikonsumsi dan efektif meredakan batuk pilek.

1. Jahe

Jahe sangat terkenal sebagai obat rumahan untuk meredakan batuk dan bertindak sebagai anti-inflamasi. Campurkan irisan atau parutan jahe ke dalam teh hangat. Minuman ini efektif meredakan batuk lebih cepat.

2. Bawang Putih

Bawang putih dipercaya dapat meredakan pilek dan flu. Bawang putih kaya akan senyawa yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga dapat memastikan pemulihan lebih cepat.

3. Kunyit

Kunyit dipercaya manjur untuk mengobati batuk dan sakit tenggorokan. Kandungan kurkumin dalam kunyit memberikan sifat anti inflamasi. Kunyit bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan secara aktif membantu melawan infeksi.

4. Lemon

Lemon kaya akan vitamin C dan antioksidan. Lemon dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh, meredakan batuk pilek dan sakit tenggorokan. Kandungan vitamin C memungkinkan untuk pulih lebih cepat.

5. Nanas

Nanas ternyata bisa menjadi pbat batuk yang manjur. Enzim bromelain dalam nanas memiliki sifat anti-inflamasi dan mukolitik (memecah lendir), sehingga baik untuk meredakan batuk pilek lebih cepat.



Simak Video "Kapan Indonesia Cabut Status Darurat Covid-19?"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT