Nyeri Belakang Kepala Hampir Setiap Hari, Tanda Sakit Apa Dok?

ADVERTISEMENT

Dokter Menjawab

Nyeri Belakang Kepala Hampir Setiap Hari, Tanda Sakit Apa Dok?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Selasa, 08 Nov 2022 09:04 WIB
Ilustrasi sakit kepala atau pusing saat bangun tidur
Ilustrasi nyeri kepala. (Foto: Getty Images/staticnak1983)
Jakarta -

Pertanyaan:

Saya punya keluhan sakit kepala belakang sebelah kiri. Kondisi ini sudah menahun, tetapi belakangan lebih sering nyeri dan hampir setiap hari.

Sebagai informasi, saya pernah jatuh dari motor dan pingsan saat saya usia 17 dan itu mengakibatkan kepala saya saat itu benjol (di titik yang sekarang sering nyeri itu).

Terkadang saya tidak kuat menahan rasa sakitnya. Bukan sakit pusing, tetapi sakit saja. Tetapi ada rasa seperti panas, kesemutan pada titik yang ngeri itu. Kadang nyeri seperti nyut-nyutan tapi tak sering.

Kemudian, kepala terasa berat dan ini juga bersamaan dengan nyeri di bagian punggung, belikat, bahu hingga leher. Saking sakitnya saya sering memijat bagian kepala yang sakit dengan gerakan memutar pakai telapak tangan.

Sakit kepala saya akan bertambah parah mana kala berada di ruangan ber-AC, sampai saya merasakan seperti mata mau keluar, kuping terasa budek, dan keluar ingus.

Saya diharuskan bekerja yang hampir 24 jam di depan laptop. Selama sakit, saya tidak pernah mengkonsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit atau konsultasi ke dokter, karena takut menghadapi kenyataan kalau ternyata saya kenapa-kenapa.

Meski sudah istirahat yang cukup, tidak hilang sakit kepalanya sampai saat ini. Pertanyaan saya, kira-kira saya sakit apa ya Dok?

Amelia (wanita, 40 tahun)

Jawaban:

Sakit kepala berulang bisa disebabkan berbagai hal, antara lain migrain, tension headache, iskemi (penyumbatan yang sementara), atau ada infeksi di jaringan setempat, misalnya sakit gigi, infeksi saluran telinga atau ada sinusitis. Riwayat yang sering pilek dan sakit kepala saat di ruangan ber-AC bisa saja berhubungan dengan sinusitis.

Apakah nyeri tersebut berhubungan dengan jatuh beberapa tahun sebelumnya, perlu pemeriksaan lebih lanjut. Ini untuk mengetahui misalnya ada saraf terjepit atau penyebab lainnya.

Kombinasi berbagai hal tersebut juga bisa disebabkan oleh kondisi psikologis yang bermanifestasi pada keluhan fisik.

Pemeriksaan CT-scan bisa untuk melihat apakah ada cairan di rongga sinus untuk diagnosa sinusitis, juga bisa melihat apakah ada sesuatu di tulang kepala dan di otak. Apakah saat ini perlu atau tidak, bisa ditanyakan saat datang periksa ke dokter.

Singkatnya, untuk masing-masing kondisi tersebut, perlu dilakukan pemeriksaan yang sesuai. Saya sarankan untuk datang ke dokter terdekat untuk dilakukan medical check up.

Tidak perlu khawatir dengan hasilnya, karena lebih baik tahu kondisi dan setelah itu bisa ditangani dengan sesuai. Apakah perlu obat atau terapi tertentu, tentunya akan bisa ditentukan setelah konsultasi dan pemeriksaan.

Hal yang juga penting adalah istirahat cukup, makan dan minum bergizi baik dan olah raga teratur. Ini adalah alternatif pengobatan dari berbagai keluhan yang dirasakan.

dr Eddy Wiria, PhD

Co-Founder dan CEO Kavacare.id

Tentang Konsultasi Kesehatan

Pembaca detikcom yang memiliki pertanyaan terkait berbagai masalah kesehatan dapat mengirimkan pertanyaan ke email redaksi@detikhealth.com dan akan dijawab oleh pakar yang kompeten. Kirimkan pertanyaan dengan subjek email "konsultasi pembaca" disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.



Simak Video "Mujarab! Ramuan Rempah Ini Bisa Atasi Migrain"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT