Polisi Ungkap Temuan Baru di Kematian Aaron Carter, Inikah Penyebabnya?

ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Temuan Baru di Kematian Aaron Carter, Inikah Penyebabnya?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Selasa, 08 Nov 2022 10:31 WIB
LAS VEGAS, NEVADA - FEBRUARY 12: Singer and producer Aaron Carter performs at the Kings of Hustler male revue at Larry Flynts Hustler Club on February 12, 2022 in Las Vegas, Nevada. (Photo by Gabe Ginsberg/Getty Images)
Penyanyi Aaron Carter meninggal dunia. (Foto: Getty Images/Gabe Ginsberg)
Jakarta -

Pihak kepolisian Los Angeles menemukan petunjuk baru terkait kematian penyanyi Aaron Carter. Dikutip dari Page Six, mereka menemukan sejumlah kaleng semprotan angin bertekanan atau compressed air di kamar mandi atau TKP tempat Aaron ditemukan.

Selain itu, mereka juga menemukan beberapa botol pil resep di tempat kejadian.

Compressed air duster atau semprotan angin bertekanan ini merupakan produk rumah tangga yang biasanya digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti membersihkan debu. Namun, di Amerika serikat, seperti yang dilaporkan American Addiction Centers, produk ini sering disalahgunakan hingga menyebabkan ketergantungan.

Di Amerika Serikat, penyalahgunaan barang ini disebut sebagai 'huffing' atau 'dusting', bisa juga disebut sebagai penyalahgunaan inhalan. Ini dilakukan dengan cara menghirup beberapa produk seperti lem, semprotan rambut, hingga cat semprot.

"Hal ini dapat menyebabkan kerusakan otak permanen, yang bisa memicu defisit neurologis yang tidak dapat diubah," tulis American Addiction Centers.

Menurut laporan Cleveland Clinic, huffing ini juga bisa menyebabkan kejang, koma, dan kematian jantung mendadak. Ini bisa akan terjadi meski baru mencobanya pertama kali. Bahkan ini juga bisa menyebabkan sesak napas.

Penemuan kaleng udara ini juga berkaitan dengan pengakuan Carter pada 2019 lalu dalam acara The Doctor. Saat itu, ia mengaku dirinya merupakan seorang penyalahguna inhalansia.

Aaron mengatakan pertama kali mengetahui produk itu dari mendiang sang kakak, Leslie Carter, yang meninggal pada 2012 lalu karena overdosis. Ia juga mengaku pertama kali huffing saat usianya masih 16 tahun.

"Itu sesuatu yang saya simpan sebagai rahasia dari seluruh dunia hingga saat ini," ungkapnya.

Meski begitu, pihak berwenang masih belum mengetahui secara pasti apakah Aaron tengah sakau dengan huffing saat dirinya meninggal dunia. Hal ini masih membutuhkan petunjuk lebih banyak.



Simak Video "Penyakit Mental yang Dialami Aaron Carter: Skizofrenia-Kecemasan Akut"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT