Cerita Melly Goeslaw Jalani Operasi Bariatrik, Berhasil Turun 23 Kg dalam 3 Bulan

ADVERTISEMENT

Cerita Melly Goeslaw Jalani Operasi Bariatrik, Berhasil Turun 23 Kg dalam 3 Bulan

Alethea Pricila - detikHealth
Jumat, 11 Nov 2022 19:01 WIB
Jakarta -

Melly Goeslaw belakangan menjadi sorotan warganet lantaran penampilan barunya yang langsing. Adapun penurunan berat badannya itu didapatkan Melly dengan melakukan operasi bariatrik atas saran dari salah satu temannya.

"Waktu itu sempat ada treatment di dokter Tompi dan disaranin untuk bariatrik. Aku browsing, teman sempet saranin untuk lakukan di Kuala Lumpur tapi COVID naik lagi jadinya nggak jadi. Akhirnya aku memutuskan di Indonesia," cerita Melly dalam Konferensi Pers RSPI Group - Bedah Bariatrik, Solusi Bebas Obesitas, di Grand Hyatt Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022).

Sebelumnya, Melly mengaku selama 22 tahun berjuang menurunkan berat badan dengan berbagai macam diet. Alih-alih berhasil, berat badannya justru naik usai menjalani diet.

"Sejak tahun 2000 saya sudah mencoba berbagai macam metode untuk menurunkan berat badan, mulai dari olahraga, konsumsi obat minum sampai suntikan, bahkan bedan kosmetik untuk mengecilkan area tubuh. Semuanya berujung kegagalan, berat badan turun sesaat setelah itu meningkat kembali bahkan menimbulkan rasa trauma," ungkapnya

Usai operasi bariatrik Melly merasa terjadi penurunan berat badan yang drastis. Sebelum melakukan operasi tersebut, ia memiliki berat badan 87 kg dan kini berat badannya 64 kg.

"Akhirnya beratku udah turun dari 87 ke 64, berarti 23 kilogram dalam waktu 3 bulan lebih. Puas banget," jelas Melly.

Adapun bedah yang dilakukan Melly Goeslaw adalah bariatrik sleeve gastrectomy, yaitu tindakan dengan melakukan pemotongan lambung kurang lebih sebanyak 85 persen sehingga ukuran lambung menjadi lebih kecil. Hal ini membuat Melly merasa hanya mampu mengonsumsi makanan sebanyak satu sendok.

"Porsi makanan aku kalau itu satu sendok makan," ucapnya.

"Kadang kalau diselingi minum itu nggak abis karena kayaknya lambung aku itu harus berbagi ruang dengan minum juga," pungkasnya.

Dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga (Unair), operasi bariatrik adalah prosedur operasi untuk menurunkan berat badan dengan cara membatasi ukuran lambung, sehingga mengurangi jumlah makanan yang dicerna dan mengganggu proses pencernaan makanan itu sendiri.

Berapa literatur menyebutkan bahwa operasi bariatrik memberikan keuntungan pada pasien dengan obesitas, di antaranya dapat memperbaiki distribusi lemak tubuh dengan menurunkan faktor risiko kardiovaskular, yang meliputi dislipidemia, hipertensi, resistensi insulin, prediabetes, perlemakan hati, peradangan, reaktivitas pembuluh darah, dan gangguan pernapasan saat tidur.

(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT