Diduga Picu Sekeluarga Tewas di Kalideres, Bisa Seberbahaya Apa Efek Kelaparan?

ADVERTISEMENT

Diduga Picu Sekeluarga Tewas di Kalideres, Bisa Seberbahaya Apa Efek Kelaparan?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Selasa, 15 Nov 2022 08:03 WIB
Polisi lakukan olah TKP ulang di rumah sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat,Sabtu (12/11/2022). Petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan.
Sekeluarga tewas di rumah Kalideres diduga akibat tidak makan dan minum dalam waktu lama. Foto: (Rumondang Naibaho/detikcom)
Jakarta -

Kasus sekeluarga tewas di Kalideres masih menjadi tanda tanya besar. Di dalam rumah yang terkunci berlokasi di Perum Citra Garden I Extension, Kalideres, Jakarta Barat, empat anggota keluarga ditemukan tewas dalam kondisi tubuh 'mengering'. Beredar dugaan, keempatnya meninggal dunia setelah tidak makan dan minum dalam waktu lama.

Berlanjut pada Minggu (13/11/2022), polisi menemukan bungkus makanan dan struk belanja di rumah keluarga tersebut. Menurut Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, pihaknya melakukan pencarian terkait kapan terakhir kali korban makan.

"Akan kita dalami kapan terakhir makan, termasuk struk belanja di salah satu supermarket. Kita akan teliti lagi," ungkap Hengki.

Keempat anggota keluarga tersebut terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan, ditemukan oleh polisi pada Kamis (10/11) malam setelah warga melapor ada bau tidak sedap dari rumah tersebut.

Yang Terjadi pada Tubuh jika Kelaparan Dalam Jangka Waktu Lama

Dalam kesempatan terpisah, spesialis penyakit dalam sekaligus pakar dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam menjabarkan sederet efek kelaparan dalam jangka waktu lama. Menurutnya, kondisi kelaparan akan menimbulkan kerusakan serius pada organ tubuh dan mental.

"Ketika terjadi defisit asupan energi, tubuh mengonsumsi cadangannya sendiri untuk menjaga glukosa darah, bahan bakar utamanya. Tubuh pertama-tama akan menggunakan cadangan lemak," jelasnya dalam keterangan kepada detikcom, Minggu (13/11).

"Kemudian, tubuh akan mulai menggunakan otot dan jaringan organ untuk menghasilkan energi. Kekurangan garam dan vitamin juga berbahaya bagi tubuh," lanjut Prof Ari.

Khususnya pada orang yang memiliki penyakit komorbid, Prof Ari menyebut, kematian akan terjadi dalam hitungan waktu tidak sampai seminggu ketika tubuh tidak diberi asupan makan dan minum.

"Pasien dengan modalitas yang terbatas (banyak komorbid) untuk tidak makan dan tidak minum dalam waktu lama akan berhadapan dengan situasi mungkin mengancam jiwa dalam waktu kurang dari seminggu. Puasa mutlak (bukan hanya tanpa makanan tetapi juga tanpa asupan cairan) tidak sesuai dengan kehidupan selama lebih dari beberapa hari," jelas Prof Ari.

Kelaparan berkepanjangan bisa memicu kerusakan permanen seperti gangguan berupa dengan kelumpuhan ekstremitas, kebutaan, dan koma, atau kematian karena masalah neurologis, jantung, paru atau ginjal dan berbagai komplikasi lain.

NEXT: Efek fatal kelaparan

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT